ROTE NDAO, Desakan Public dan Media serta Permintaan Bupati Paulus Henuk Kepada Menteri PU terkait Ruas Jalan Ba'a Batutua titik Letelangga yang rusak parah, akhirnya Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo perintahkan Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional Wilayah NTT (BPJN-NTT) Janto, S.E., S.T., M.Sc. Tinjau kerusakan jalan.
Dalam Peninjauan Jalan Letelangga yang rusak Kepala BPJN NTT, di dampingi Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Nusa Tenggara 2 (BBWS NT-2 ) Parlinggoman Simanungkalit, ST., M.PSDA, Serta Bupati Rote Ndao Paulus Henuk,SH.
Kunjungan Tersebut Kepala BPJN NTT, meninjau Kondisi jalan yang rusak dan melihat lima Rumah yang terdampak (Rusak parah) akibat kerusakan jalan tersebut dan berdialog dengan warga sekitar serta pemilik Rumah.
Menurut Kepala BPJN NTT, dilihat dari kondisi jalan struktur tanah kemungkinan besar Tanah di mana jalan di bangun sudah jenuh terhadap air yang merembes sehingga perlu penaganan serius, dengan foto satelit serta datangkan alat Geo radar. " Harus Gunakan Geo Radar Guna mendeteksi struktur di bawah permukaan tanah dan Foto Satelit dan dalam waktu dekat segera di laksanakan" pungkas Janto.
Sedangkan Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, Ketika di minta tanggapan terkait jalan letelangga, mengatakan bahwa untuk jalan Letelangga karena merupakan Jalan Propinsi maka saya sudah meminta kepada Menteri PU Agar Ruas Jalan Baa-Batutua, Batutua- Dela, Utomo -ke Lole agar di Tingkatkan menjadi jalan nasional dan sudah di setujui Mentri PU
" Ruas jalan Kabupaten, Propinsi akan di tingkatakan jadi jalan Nasional dan Minggu depan saya akan masukan Surat Ke Kementrian PU untuk di tindak Lanjut dan sudah di setujui" dan Untuk Penangan agar cepat sudah tentu harus di tetapkan sebagai benca, dan warga di relokasi serta meminta persetujuan DPRD.
Masih Menurut Bupati Untuk Rumah yang terdampak Pemda akan Siapkan Tanah di wilayah Perkantoran, dan akan di bangun rumah sekaligus Sertifikat Tanah, sedangkan Tanah di Letelangga akan di ambil Pemerintah untuk Pembangunan Jalan, "Mekanismenya akan di bahas lebih intensif pasca kunjungan ini"
Sedangkan terkait Menteri PU tidak meninjau Lokasi Proyek Lain yang sudah di kerjakan Bupati menjelaskan bahwa Menteri PU tidak meninjau lokasi lokasi Proyek yang sudah di kerjakan akibat ada Kendala Teknis Pada Private Jet yang di tumpangi Menteri sehingga terlambat Take Off dari Lombok Menuju Rote, Dan Sore Hari Beliau ada Rapat penting di Jakarta, jadi bukan Beliau tidak mau kunjungi Titik Lokasi Proyek yang sudah di tentukan tapi memang ada perubahan Jadwal sehingga Menteri PU jam 14.30 wita harus terbang kembali ke Jakarta.
"Namun ada Untungnya saya bisa berdiskusi dengan Menteri sekitar satu jam dan menghasilkan banyak kesepakatan untuk pembangunan Kabupaten Rote Ndao, Tutup Paulus Henuk

