Notification

×

Iklan

Iklan

Warga Desak Kapoldasu Tangkap Jaringan Narkoba Jontato Di Bandar Masilam

Kamis | 6/04/2026 WIB Last Updated 2026-06-04T06:43:26Z



Simalungun – Peredaran narkoba jenis sabu-sabu di Kecamatan Bandar Masilam, Kabupaten Simalungun, kini berada dalam kondisi sangat memprihatinkan dan meresahkan masyarakat, berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, barang haram tersebut diduga kuat dikendalikan oleh jaringan Jontato yang terorganisir sangat rapi.


Menurut kesaksian warga setempat berinisial AS saat ditemui di sebuah kedai kopi di Nagori Bandar Masilam pada Selasa (3/6/2026) sekira pukul 11:00 WIB mengatakan ada beberapa nama besar yang mencuat sebagai aktor intelektual di balik peredaran ini. Nama-nama seperti Jontato yang berdomisili di Huta Tapak Kuda Nagori Gunung Serawan, serta Uden Pelor, disebut-sebut berperan sebagai pemain utama dalam bisnis ilegal tersebut.


Tidak hanya mereka, nama lain seperti Paklek alias Tono di Nagori Bandar Masilam, serta duet Amat Kecewa dan Manda, juga santer terdengar sebagai sosok penting yang mengendalikan jalur distribusi sabu di wilayah Bandar Masilam.


Sementara itu di tempat yang sama, Informasi mengejutkan lain datang dari warga berinisial MS. Ia mengungkapkan bahwa pasokan sabu milik Jon Tato diduga kuat berasal dari seorang bandar besar di luar wilayah Simalungun, yakni pria berinisial Pato yang merupakan warga Binjai, Serdang Bedagai.


Melihat wilayahnya dikepung oleh jaringan narkoba yang kian merajalela, warga Bandar Masilam kini menaruh harapan besar kepada aparat kepolisian,masyarakat mendesak pihak penegak hukum untuk segera mengambil tindakan tegas, membongkar jaringan ini hingga ke akar-akarnya, dan menangkap para pelaku demi menyelamatkan masa depan generasi muda di Simalungun.


"Sangat memprihatinkan apa yang terjadi di nagori nagori yang ada di Kecamatan Bandar Masilam,peredaran sabu sabu seakan memdapat restu dari pihak keolisian,hal itu kita amati penjualan sabu semangkin beserak di setiap nagori,dan pihak kepolisian sekan tutup mata.


Kita berharap Kapoldasu dan pihak kepolisian terkusus Polsek Bandar Huluan dan Polres Simalungun agar segera menangkap para pelaku narkoba yang sangat meresahkan dan menghancurkan generasi muda.


Bandar Masilam suda darurat Naroba,mana mungkin polisi tidak tau,mereka selalu melakukan pembiaran dan mengisi kantong mereka masing masing,jangan sampai nanti warga Kecamatan Bandar Masilam melakukakan tindakan seperti di Panipahan,ucp A Siregar tokoh pemuda simalungun".Rabu 3/6/2026.


Sampai berita ini disampaikan pada redaksi,reporter kami belum mendapat tanggapan dari Kapolsek Bandar Huluan maupun Kapolres Simalungun terkait maraknya peredaran sabu di Kecamatan Bandar Masilam.(R-01)

×
NewsKPK.com Update