ROTE NDAO - Pertandingan kedua hari kedua ETMC Rote Ndao pada yang digelar sore hari ini red Jumat (11/8/2023) mempertemukan PSKN vs Platina FC yang boleh dikatakan derby Lembata. Karena baik PSKN Kefamenanu maupun Platina FC diperkuat oleh pemain-pemain asal Lembata dan skor akhir juga sama kuat untuk kedua tim yakni 1-1. Pemain Lembata 4 orang bermain untuk PSKN dan Platina FC sendiri diperkuat 5 orang pemain.
Hasil pantauan Victorynews.Id di lapangan kesebelasan PSKN yang diarsiteki pelatih asal Lembata Lando Langoday, berinisiatif menyerang di awal laga. Mengandalkan penyerang sayap kanan Eskor Risal Nggadas (21), dan Amar Taufik Qurahman (9) di sisi sayap kiri dan penyerang tengah Apolinaris Bantaika.(8)
Permainan kedua tim berjalan imbang di 20 menit awal karena PSKN Kefamenanu maupun Platina FC menerapkan permainan terbuka sentuhan dari kaki ke kaki.
Pada menit 27, penyerang PSKN Amar Taufiq mendapat peluang emas di depan gawang Platina FC. Tetapi tendangannya melenceng jauh dari gawang Gregorius Rendy Taek sehingga tidak merubah skor.
PSKN kembali dapat peluang emas melalui Amar Taufiq tetapi tendangannya begitu lemah sehingga mudah ditangkap oleh Gregorius Rendy Taek.
Setelah PSKN Kefamenanu terlena menyerang dan meninggalkan pertahanan belakang, pada saat bersamaan Platina FC melakuakan serangan balik melalui penyerang
Cesar Making (7) dan sempat terjadi kemelut. Namun sayang tendangan Cesar Making hanya membentur tiang gawang PSKN yang dijaga Vinsentius Ama Take.(1)
Platina FC sendiri mengandalkan Pemain Lembata tahun lalu Cesar Making (7) dan Luis Making (10) dan Fransisko Muda. Ketiga trio anak asuh Zeth Hendrikson Adoe
Kembali mampu menerobos pertahanan PSKN melalui Cesar Making (7). Tetapi dewi fortuna belum memihak mereka sehingga tendangan Cesar Making kembali mengenai tiang gawang PSKN yang dikawal Vinsentius Ama
Mendekati akhir babak pertama, trio penyerang PSKN Kefamenanu
berulangkali menembus kotak 16 Platina FC. Tetapi penyelesaian lemah sehingga skor tetap kaca mata untuk kedua tim. Skor kacamata bertahan hingga akhir babak pertama untuk kedua tim.
Masuki babak kedua Zeth Adoe mengganti pemain dengan tujuan menciptakan gol. Sehingga ia menarik Ivan Lakadode 23 dan memasukan Andreas Siebel, Marco Sanam (25) juga digantikan oleh Nongki Adu(15). Dengan masuknya kedua pemain Platina FC itu akhirnya serangan mereka hidup dan membuat pemain belakang PSKN melakukan pelanggaran keras sehingga Wasit Utama Robertus Rambu langsung menunjuk titik putih dan pinalti untuk Platina FC.
Platina FC setelah mendapat hadiah penalti pada menit ke 75, menunjuk Cesar Making sebagai eksekutor. Pemain asal Lembata (7) dengan tenang maju mengambil tendangan penalti itu. Cesar Making yang sudah matang mampu mengecoh penjaga gawang PSKN Kefamenanu Vinsentius Ama Take karena ia menyarangkan bola di sudut kiri atas.
Setelah tertinggal oleh gol penalti Cesar Making, pelatih PSKN Kefamenanu Lando Langoday, juga mengganti pemain dengan tujuan mengejar ketertinggalan. Pelatih Lando menarik Amandus Olaman (16) dan menggantikannya dengan Kristantus Risal Naimasu (18) ia juga menarik Apolinaris Bantaika (8) lalu menggantinya dengan Tedi Benu (11).
Strategi Lando Langoday, ternyata berhasil karena Tedi Benu maupun Kristantus Risal Naimasu mampu menaikan tempo permainan PSKN. Karena memasuki menit 75, PSKN akhirnya mampu menyamakan kedudukan melalui sepakan datar Tedi Benu(11). Ia memanfaatkan kemelut yang terjadi di gawang Platina FC sehingga dengan muda ia mencocor bola ke gawang Gregorius Rendy Taek dan gol.
Setelah menyamakan skor, PSKN terus menaikan tempo permainan untuk mendapatkan gol tambahan. Tetapi bukan gol yang didapat melainkan kartu kuning yang diperoleh setelah Ahmad Dore melakukan pelanggaran keras ke penyerang Platina FC.
Memasuki injury time, PSKN terus menyerang dan mengancam pertahanan Platina FC pertahanan belakang Nirwana Platina FC kokoh sehingga tidak ada gol tambahan. Hingga wasit meniup peluit panjang kedudukan tetap sama kuat 1-1 (AL)

