Paluta'Sumut. Para siswa Sekolah Dasar (SD) Negeri 101850, yang berada di Desa Huta Pasir, Kecamatan Simangambat, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), setiap harinya harus berjuang melewati lumpur dan licin untuk menuju sekolah, terutama di musim hujan saat ini.
Seperti kondisi jalan lintas Pekan Sabtu menuju Gunung Selamat di desa huta pasir, sangat memprihatinkan, lantaran akses jalan utama bagi para anak Sekolah, khususnya pasa murid-murid SD ini mengalami rusak berat, akibat sering di lalui truk yang melebih tonase muatan.
Seperti dituturkan Ainun Nasution, murid kelas 5 SD Huta Pasir saat pulang dari Sekolah, kepada Newskpk.com, Selasa p4/02/2020. Demi menempuh cita-cita dirinya bersama teman-teman lainnya setiap hari kalau musim hujan tiba, tiap hari harus berjuang melewati jalan lumpur dan becek dengan berjalan kaki menuju ke sekolah.
"Kami memilih jalan kaki bersama teman-teman saya, kalau naik motor takutnya jatuh dan baju kami akan kotor", ujar Boru Nasution.
Tidak hanya para anak sekolah, khususnya siswa yang masih di Sekolah Dasar (SD) masyarakat pun mengeluhkan kondisi jalan, apalagi pada musim hujan warga Huta Pasir berjuang melawan lumpur untuk beraktivitas dalam sehari-harinya seperti kekebun dan kesawah.
Sebelumnya menurut keterangan salah satu warga Huta Pasir, Ali Sufri Hasibuan (47), Selasa (4/2). Bahwa Akses jalan tersebut tidak pernah tersentuh bangunan oleh pemerintah Padang Lawas Utara. Sementara jalan ini merupakan satu-satunya akses jalan kami beraktivitas", sebut Sufri
"Lumpur dan genangan air tetap kami lewati, sebab jalan ini merupakan jalan utama kami untuk melintas. Meskipun jalannya rusak dan licin, tapi mau tidak mau tetap kami tempuh", sambungnya.
Selanjutnya, Ali Sufri Hasibuan juga berpesan kepada pemerintah Kabupaten Paluta, agar dapat meluangkan anggaran daerah untuk pembangunan akses jalan tersebut agar diperbaiki. Hal itu supaya kegiatan sehari-hari warga Huta Pasir tidak terganggu, dan semakin lancar", harap Sufri.
Pantaun reporter Newskpk.com (4/2), kondisi jalannya tersebut sangat memprihatinkan, berlumpur dalam kubangan sepanjang kurang lebih 100 meter sehingga kondisi jalannya kupak-kapik.
Kemudian pada saat reporter konfirmasi kepada anggota DPRD Paluta Akhiruddin Ritonga dari Partai Bulan Bintang (PBB), di Komisi C menyampaikan, akan terus berupaya mengusulkan jalan itu untuk diperbaiki.
"Saya juga prihatin dengan kondisi jalan yang ada di Huta Pasir, jika tidak diperbaiki tentunya aktivas warga akan terhanggu, selain itu ekonomi wargapun akan tertinggal dari warga lainnya", ungkapnya.
Seterusnya Dari pengakuan Akhiruddin Ritoga, jalan rusak itu sudah pernah kita perbaiki dengan bergotong royong bersama pemerintah Desa Huta Pasir, dan PT. ANJ Agri, pada hari Sabtu,25/01/2020.
"Sudah pernah didatarkan dengan menggunakan alat berat berupa Beko, sepanjang 100 meter sekaligus pengkorekan paret pada sisi kiri dan kanan jalan. lantaran karna musim hujan jalannya kembali berlumpur dan licin", tutupnya. (Mara)

