NEWSKPK ACEH – Saat ini, gejolak kebijakan publik sedang memanas. Inisiator BEM se Bekasi dan Koordinator BEM Nusantara 2014, Tomy Suswanto SE, MM mengimbau semua pihak untuk tenang.
“Kondisi ekonomi yang sedang sulit harus dihadapi bersama dengan menjaga situasi keamaman agar semua orang bisa kembali bekerja dan melakukan aktivitas. Selama situasi keamanan tidak kondusif, kegiatan ekonomi akan terganggu dan dampak buruk akan dialami juga oleh masyarakat. Jalan terbaik menyampaikan aspirasi adalah lewat dialog. Terkait demonstrasi yang berakhir ricuh selama beberapa waktu terakhir. Salah satunya dampak kondisi keamanan tidak kondusif membuat kegiatan ekonomi akan terganggu,” imbuh Tomy Suswanto dalam keteranganya, Minggu (31/8/2025).
Tomy juga mendukung pernyataan Presiden Prabowo Subianto. Termasuk imbauan untuk masyarakat tetap tenag dan percaya kepada pemerintah saat ini. Selain itu imbauan waspada karena unsur-unsur yang ingin membuat huru-hara. Karena situasi yang kacau tidak akan menguntungkan masyarakat dan negara.
“Kepala Negara juga mengimbau kepada seluruh bangsa Indonesia untuk selalu waspada karena ada unsur-unsur yang selalu ingin terjadi huru-hara dan chaos. Presiden menyampaikan, situasi yang kacau tidak menguntungkan rakyat, tidak menguntungkan masyarakat, dan tidak menguntungkan bangsa Indonesia yang sedang membangun,” tuturnya.
Tomy meminta untuk memberikan kesempatan pemerintahan Prabowo bekerja dan melakukan janji politiknya.
“Ikut menjaga stabilitas keamanan adalah langkah konkret memberikan kesempatan Presiden dan Pemerintahannya untuk bekerja,” harapnya.
Dalam keterangan itu, lanjut Tomy, para penyelenggara Negara dihimbau membuka dialog dengan kelompok masyarakat yang menyampaikan aspirasi. Menurutnya dialog juga harus mengedepankan asas gotong royong.
Penyelenggara Negara, sambung Tomy, juga diminta bisa melakukan kebijakan, pernyataan, dan tindakan dengan memperhatikan kondisi riil masyarakat. Saat ini, dia menyebut psikologi masyarakat sedang mengalami kesulitan ekonomi, pendapatan yang minim, biaya hidup meningkat, ketenagakerjaan yang sulit, serta kesenjangan sosial cukup lebar.
“Tak lupa kita doakan dan turut belasungkawa pada korban yang dilindas mobil Brimob Affan Kurniawan serta simpati pada keluarga korban. Begitu juga kepada Moh Umar Amirudin yang mendapatkan perawatan dalam insiden tersebut untuk diberi kesembuhan,” tuturnya.
Tomy mengajak semua pihak untuk saling percaya dan menjaga situasi keamanan agar tetap stabil. Tidak terpancing oleh berbagai isu yang mengganggu persatuan dan kesatuan bangsa. Stabilitas keamanan adalah prasyarat pembangunan ekonomi.
“Tanpa stabilitas keamanan, kita tidak bisa membangun,” tutup Tomy.