Legalitas Keberadaan pelabuhan batu bara PT PIR dan PT Integra, dipertanyakan Warga Tungkal Ullu

Legalitas Keberadaan pelabuhan batu bara PT PIR dan PT Integra, dipertanyakan Warga Tungkal Ullu

Selasa, 11 Februari 2020, 07.54
Kuala Tungkal - Legalitas Keberadaan kedua pelabuhan batu bara di aliran sungai asam diwilayah kecamatan tungkal ulu,kabupten Tanjung jabung barat,saat ini dipertanyakan warga sekitar,warga juga meragukan kelengkapan kedua perusahaan pelabuhan tersebut seperti dari badan lingkungan hidup daerah (BLHD).


Pasalnya keberadaan kedua pelabuahan batu bara tersebut dinilai sangat tertutup terhadap publik, kedua pelabuhan batu bara ini juga di indikasi melakukan pencemaran aliran sungai asam dan lingkungan sekitar,serta merugikan para nelayan tradisional yang ada didaerah tersebut.


Hal ini disampaikan oleh salah satu warga sekitar bernama Roni cs, kepada newskpk saat dimintai pendapatnya mengenai manfaat dengan keberadaan kedua pelabuhan batu bara tersebut yang ada didaerah nya.


"kepada kami sdr Roni mengatakan " dimana dengan adanya keberadaan kedua pelabuahan batu bara tersebut, bagi masyarakat kalangan bawah menurut kami sangat tidak bermanfaat, pasalnya sejak adanya pelabuhan tersebut yang sudah beroprasi selama kurang leih 3-4tahun ini,malah membuat penghasilan para nelayan tradisional masyarakat yang biasa mencari ikan disekitar aliran sungai asam dan sungai lumahan menjadi hilang,.Ujaranya.


Pasalnya sungai tersebut saat ini diduga telah dicemari oleh limbah batu bara dari kedua pelabuahan batu bara tersebut. Tambahnya.


Dalam hal ini kedua menejemen Pelabuhan tersebut sepertinya tidak ingin ditemui oleh awak media dengan tujuan hendak mengkompirmasi mengenai dugaan adanya pencemaran limbah ke sungai dan lingkungan sekitar.


Dalam hal ini masyarakat meminta kepada pemerintah daerah kabupaten tanjung jabung barat dan pemerintah provinsi jambi,agar dapat lebih transparan kepada masyarakat dan negara terntang keberadaan kedua pelabuhan batu bara tersebut,


"serta dengan adanya keberadaan kedua pelabuhan batu bara tersebut diharapkan dapat meningkatkan penghasilan masyarakat sekitar bukan malah sebaliknya. Ujar Roni. ADV /ngl

TerPopuler