Notification

×

Iklan

Iklan

Jalan Peureulak - Lokop Akan Dibangun Tahun 2020 Sebesar 89 Miliar

Minggu | 12/22/2019 WIB Last Updated 2019-12-22T09:46:47Z
Aceh Timur - Anggota DPRA  Iskandar Usman Al-Farlaky meninjau ruas jalan provinsi Peureulak- Lokop yang rusak parah di Desa Beuringen, Kecamatan Peureulak Barat Aceh Timur, Jumat (20/12/2019).

Jalan provinsi dari Peureulak menuju Rantau Peureulak hingga Lokop Kecamatan Serbajadi, Aceh Timur yang berbatasan dengan kabupaten Gayo Lues akan segera dibangun, dengan anggaran dana sebesar Rp 89 miliar telah dipersiapkan dalam APBA 2020 untuk memperbaikan sejumlah ruas jalan yang telah rusak parah.

Hal itu disampaikan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) asal Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, saat meninjau langsung ruas jalan Peureulak- Lokop-Galus yang rusak parah usai shalat Jumat (20/12/2019). “Kami harapkan pengaspalan jalan provinsi ini harus bermutu sehingga tidak cepat rusak,” harapnya.

Iskandar mengaku, sudah berulang kali mengingatkan Dinas PUPR Aceh dan Plt Gubernur Aceh untuk fokus terkait pembangunan jalan provinsi ini.

 “Parahnya, dari laporan yang saya terima ada warga yang meninggal akibat terperosok di jalan berlubang,” ungkap politisi Partai Aceh ini.
Iskandar dan rombongan meninjau ruas jalan yang berkubang di kawasan Kampung Beusa, Gampong Beuringen, Kabu, Paya Unoe, Blangbaroem, sampai ke Gampong  pasir putih Kcamatan Rantau Peureulak.

“Saya sudah hubungi Plt Gubernur, Kepala Bappeda Aceh dan Kadis PUPR Aceh agar penanganan di 2020 dilakukan di Kampung Beusa, Peureulak Barat, sampai dengan Pasir Putih, Ranto Peureulak,” ujar Al-Farlaky Iskandar merincikan pagu anggaran APBA 2020 untuk penanganan jalan tersebut dibagi dalam tiga (3) segmen, masing- masing anggaran sebesr Rp 29.710.989.946.

“Jadi ada tiga segmen, maka total lebih dari Rp 89 miliar dari APBA 2020 dan kami akan terus memberi perhatian atas pembangunan jalan ini,” tambah Iskandar Al-Farlaky yang juga putera asli kelahiran Peureulak ini menambahkan, untuk ke depan pengaspalan jalan harus dimulai dari bawah yakni dari Kampung Beusa, sebab sebagian ruas jalan lainnya dari Pasir Putih sampai ke Peunaron sudah mendapat penanganan.

Kepala Dinas PUPR Provinsi Aceh berjanji akan menindaklanjuti permintaan pengaspalan dan titik mana saja yang rusak parah, sehingga butuh penanganan cepat terkait tentang Jalan ini, kata Al-Farlaky, karna jalan ini merupakan urat nadi bagi warga Kecamatan Peureulak Barat, Ranto Peureulak, Peunaron, Lokop, bahkan sampai ke kabupaten Gayo Lues.

“Segala kepentingan masyarakat banyak melintasi ruas jalan provinsi ini dan kami berharap pemerintah fokus sehingga warga tidak terisolir dengan kondisi infrastruktur seperti daerah yang belum merdeka saja,” pungkas Iskandar Al-Farlaky dengan nada sedikit kesal,.""(said).
×
NewsKPK.com Update