Morowali- Diduga Keras Mantan Kades Tanona,Kecamatan Menui, Kepulauan Bakring, Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah Oknum Mantan Kades Tanona diduga Keras telah melakukan Penggelapan Dana Desa(DD) ratusan juta,sehingga beberapa program dan proyek pembangunan gedung Paud Anggaran Tahun 2018 Mangkrak
"Untuk itu Ketua BPD(Badan Permusyawaratan Desa) Desa Tanona,Kecamatan Munui Kepulauan "Rusdin J" meminta kepada pihak kejaksaan Morowali untuk mengusut tuntas terkait masalah pembangunan gedung paud tahun anggaran 2018, serta beberapa temuan yang bermasalah tersebut, hal tersebut disampaikan oleh ketua BPD Desa Tanona, Kecamatan Menui Kepulauan Rusjid J melalui Via Seluler, Rabu(02/10/2019).
Menurut ketua BPD desa Tanona Rusdin j selain Pembangunan proyek paud yang tidak bisa dipertanggungjawabkan ada juga beberapa dana yang belum terealisasi dan pembangunan BumDes tahun 2018 yang belum terealisasi, bantuan pembangunan mesjid belum terealisasi,pengadaan mobiler posyandu juga belum terealisasi Kamar obat, meja kursi, Kursi Citos,ranjang periksa,pemeliharaan lapangan voly, mesin paras, mesin seprot, dan pengadaan pakaian seragam tahun 2018 juga belum terealisasi dan diduga keras dana Ratusan Juta tersebut masuk dikantong pribadinya.
"Berkaitan dengan adanya masalah tersebut di atas, kami sudah sering menanyakan kepada mantan kades akan tetapi tidak diberikan jawaban yang pasti dan kita berikan waktu untuk memperbaiki atas masalah ini, Oknum Mantan Kades tidak pernah merespon sehingga kami akan melaporkan khusus ini kepada kejaksaan Negeri Morowali agar di proses secara hukum,"Kata Rusdin.
Sementara itu saat media ini ingin konfirmasi terkait masalah ini, tidak bisa mendapatkan nomornya kontak mantan kepala Desa Tanona, Kecamatan Menui Kepulauan, Kabupaten Morowali Bakring, sampai berita ini naik.
Yohanes/Supriyono/Erni
"Untuk itu Ketua BPD(Badan Permusyawaratan Desa) Desa Tanona,Kecamatan Munui Kepulauan "Rusdin J" meminta kepada pihak kejaksaan Morowali untuk mengusut tuntas terkait masalah pembangunan gedung paud tahun anggaran 2018, serta beberapa temuan yang bermasalah tersebut, hal tersebut disampaikan oleh ketua BPD Desa Tanona, Kecamatan Menui Kepulauan Rusjid J melalui Via Seluler, Rabu(02/10/2019).
Menurut ketua BPD desa Tanona Rusdin j selain Pembangunan proyek paud yang tidak bisa dipertanggungjawabkan ada juga beberapa dana yang belum terealisasi dan pembangunan BumDes tahun 2018 yang belum terealisasi, bantuan pembangunan mesjid belum terealisasi,pengadaan mobiler posyandu juga belum terealisasi Kamar obat, meja kursi, Kursi Citos,ranjang periksa,pemeliharaan lapangan voly, mesin paras, mesin seprot, dan pengadaan pakaian seragam tahun 2018 juga belum terealisasi dan diduga keras dana Ratusan Juta tersebut masuk dikantong pribadinya.
"Berkaitan dengan adanya masalah tersebut di atas, kami sudah sering menanyakan kepada mantan kades akan tetapi tidak diberikan jawaban yang pasti dan kita berikan waktu untuk memperbaiki atas masalah ini, Oknum Mantan Kades tidak pernah merespon sehingga kami akan melaporkan khusus ini kepada kejaksaan Negeri Morowali agar di proses secara hukum,"Kata Rusdin.
Sementara itu saat media ini ingin konfirmasi terkait masalah ini, tidak bisa mendapatkan nomornya kontak mantan kepala Desa Tanona, Kecamatan Menui Kepulauan, Kabupaten Morowali Bakring, sampai berita ini naik.
Yohanes/Supriyono/Erni

