Belum Lama Diselesaikan, Rabat Beton DD Desa Air Pahlawan sudah Rusak

Belum Lama Diselesaikan, Rabat Beton DD Desa Air Pahlawan sudah Rusak

Sabtu, 07 September 2019, 20.59

Bengkulu kaur Newkpk.com - Bangunan Rabat beton desa Air pahlawan kecamatan Nasal,kabupaten kaur yang bersumber dari APBN 2019 memanfaatkan DD sebagian untuk jalan lingkungan. ,diduga keras menyalahi aturan atau tidak sesuai dengan RAB, Pasalnya bangunan baru di selesaikan beberapa minggu yang lalu sudah ngelotok bagian permukaan rabat dan pinggiran bangunan tersebut sudah banyak rusak.


Tidak hanya itu bangunan tersebut sebagian di kerjakan tidak memakai molen. Hal ini di sampaikan  salah satu warga  desa air pahlawan yang enggan di sebutkan namanya. tepatnya di dusun selepah tempat bangunan rabat beton tersebut.


"ya kita lihat ada sebagian yang mengerjakan  rabat beton   tidak memakai molen.mereka mengerjakan sistem manual dengan mengaduk coran pakai cangkul." tuturnya saat di wawancarai di halam rumahnya, Sabtu 07/09/2019.
Di tempat yang sama Widia juga  warga dusun selepah Desa air pahlawan mengungkapkan bahwa warga sebenarnya belum menerima bangunan tersebut namun mereka tidak berani menyampaikan kepada kades selaku pengguna anggaran (PA).


"kalau kita lihat dari kualitas bangunan ini, sebenarnya sebagian besar warga belum menerima,karna masa baru selesai di kerjakan permukaan dan pinggirnya sudah rusak.  namun kami tidak berani menyampaikan hal ini kepada kades. Ya harapan kami kades bisa memperbaikinya lagi,selain ini jalan lingkunga sekaligus jalan ini adalah jalan sentral produksi, apalagi mereka yang pakai motor ke kebun sering menggunakan rantai." Ungkapny penuh harap.


Untuk di ketahui, Dari hasil invistigasi awak media kegiatan bangunan tersebut tidak memakai papan nama proyek.Jadi realisasi DD Air pahlawan terkesan tidak transparan pada publik.


Sementara kades desa air pahlawan belum bisa dimintai keterangan lantaran tamu beliau masih banyak.sampai berita ini di terbitkan awak media belum mendapat keterangan. SUMANTRI.]

TerPopuler