Notification

×

Iklan

Iklan

Air Mata Berlinang Ayah Kandung Korban CASIS Bintara Polri T.A 2024, Memohon YM kembalikan Uang

Selasa | 3/10/2026 WIB Last Updated 2026-03-10T03:00:52Z


ROTE NDAO - Lorens Nulle, Warga Rt 01, Rw 01, Dusun Boni, Desa Boni, Kecamatan Loaholu, Kabupaten Rote Ndao, Propinsi NTT. berniat segera mendatangi Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Kapolda-NTT).


Disampaikan langsung oleh Ayah Kandung(HN), Korban Calon Siswa Bintara Polri Tahun 2024 lalu, merasa Ditipu, diperdaya dan meyakini Korban jika anaknya bisa diloloskan Bintara Polri oleh Oknum Anggota Polri berinisial YM(Polwan), bertugas di Polres Rote Ndao saat ini.


Dikediaman Lorens Nulle, Minggu(8/3/2206), Pukul 12:54 Wita, saat dikonfirmasi wartawan, Ayah Kandung HN, menceritakan Kronologisnya,


Menurut Lorens Nulle, Awalnya, sama sekali tidak pernah mengenali YM, namun pada Bulan Mei 2024 lalu, untuk tepat Tanggal sudah tidak di ingat secara pasti dirinya didatangi YM


Kedatangan YM saat itu bersama seorang Laki-laki yang masih punya hubungan keluarga berinisial EA.


Setelah mendatangi Lorens Nulle, Ayah Kandung dari (HN), diwaktu pagi hari dan langsung menanyakan" bapak punya anak ada ikut tes koh?, kalau begitu bapak(Lorens Nulle-red), jangan kasitau sapa-sapa juga biar Beta(YM-red), yang ator, pegang". Ucap YM diulangi 


Tepatnya Korban(HN), pada Tahun 2024, mengikuti seleksi penerimaan calon Bintara Polri Tahun Anggaran 2024 di Polres Rote Ndao


Selanjutnya dijelaskan Lorens Nulle, saat itu YM mendatangi kediaman tidak seorang diri, namun dalam komunikasi lanjutan YM mengakui jika Calon Suaminya EA, dimana EA Juga masih punya hubungan keluarga dengan Lorens Nulle istilah Rote Too Kandung dari Calon suami YM.


Seusai pertemuan antara Lorens Nulle dan YM disaksikan oleh EA dikediamannya,


Lebih lanjut dikatakan Lorens Nulle, saat (HN) Anak Kandung sementara melengkapi berkasnya tiba-tiba dihubungi oleh oleh YM, Ia mengatakan" bapa, pak dong ada butuh uang, orang yang pegang(bekingi-red), dengan jumlah permintaan Pertama sebanyak Rp. 15.000.000,- dan segera di Transfer ke Rekening YM


Tanpa banyak berpikir, Ayah Kandung HN mendatangi Matias Nullek untuk meminjam uang sebesar Rp.15.000.000,- dan disanggupi oleh Matias Nullek


Kemudian Ayah Kandung HN, meminta bantuan kepada Matias Nullek mentransfer uang 15 juta ke Nomer Rekening YM sesuai petunjuk guna bisa meloloskan Anaknya HN.


Saat itu juga Matias Nullek mendatangi Link tempat pengiriman uang pada Tanggal 06 Mei 2024, Pukul 20:16 Wita dan mentransfer uang-uang tersebut Rekening Pribadi YM di bank tujuan BCA, Nomor: 314 0928 XXX, Nama Pemilik Rekening, YULITHA MANUAIN, Nominal IDR.15.000.000,00, sesuai petunjuk YM atas Nomer Rekening dan Bank Tujuan miliknya. 


Setelah 15 juta usai ditransfer, melalui Nomer Rekening pribadi YM, 


Jelang eberapa Minggu kedepan, Ayah Korban kembali dihubungi oleh YM dengan maksud meminta tambahan uang sebesar Rp.20.000.000,- untuk pembayaran kedua kepada orang kepercayaan YM yang bisa bekingi HN


Dengan segala upaya dan usaha meminjam keliling orang yang bisa diberi pertolongan, 


Akhirnya hari itu juga diberikan pinjaman ke Ayah Kandung HN, dengan kompensasi wajib kembalikan pokok disertai bungga uang.


Lorens Nulle, tidak perduli atas beban dan tanggung jawab atas uang-uang pinjaman tersebut asal anaknya bisa peroleh masa depan yang lebih baik dari dirinya hanya sebagai penjual ikan keliling.


Setelah uang 20juta sudah ditangan Ayah Kandung HN, dirinya meminta anak laki-laki yang bernama Putra Nulle, segera datangi 

Link guna mengirim ke Rekening YM, namun saat mendatangi Link pengiriman uang sementara nganguan, 


Putra Nulle, kembali menghubungi Ayah Kandung minta petunjuk sementara detline waktu dari YM ambang batas pemberian uang Rp.20.000.000,- harus tepat Pukul 15.00 Wita, selanjutnya Ayah Korban menghubungi YM, menyampaikan jika tidak bisa via transfer karena nganguan di Link 


Namun kembali diberi petunjuk oleh YM, agar uang sebanyak Rp.20.000.000,- tersebut diantarkan langsung ke Kos tempat YM tinggal diseputaran jalan Lelain-Busalangga dekat tempat penjualan kayu saat ini tidak jauh jaraknya dari Polres Rote Ndao saat itu.


Setelah bertemu dengan YM, Anak Laki-laki Lorens Nulle memberikan uang sebesar Rp.20.000.000,- secara langsung kepada YM saat itu berada di Kosnya. 


Usai 15 juta ditransfer ke rekening pribadi YM, dan 20 juta diantarkan Putra Nulle anak dari Lorens Nulle kepada YM, kembali menghubungi Ayah Kandung HN, agar segera menyiapkan uang sebesar Rp.25.000.000,00,- pada Pukul 10:00 Wita, karena Anggota Polisi yang bekengi anaknya meminta uang sebanyak 25juta 


Pengakuan Lorens Nulle, saat di menghubungi YM sekitar Pukul 09:00 Wita, sementara YM, dalam komunikasi bernada mendesak dan mengancam" jika ketong sonde kasih uang 25juta maka(HN), sonde dikasih nilai tambah". Ujar Lorens Nulle meniruhkan kembali ucapan YM


Saat itupula, Ayah Kandung HN kembali meminta pinjaman Uang sebanyak 25.000.000, pada orang berbeda dengan patokan bungga 


Tidak pedulikan besaran pokok dan bungga uang sebesar Rp.25.000.000,- diantarkan secara langsung oleh Lorens Nulle ayah kandung korban di rumah dari calon suami YM yang tidak jauh dari rumahnya sesuai petunjuk YM.


Tambah Lorens Nulle, Sebelum Pukul 10:00 Wita, Uang 25.000.000, sudah harus dikasih kalau tidak maka HN anaknya tidak bisa dapat nilai tambah dan tidak lolos, sesuai penegasan dari YM, yang saat itu mengakui berada dirumah calon suaminya(EA), yang beralamat di Rt 05, Rw 03, Dusun Fatululi, Desa Tasilo


Setelah Lorens Nulle berhasil menemui YM dirumah Calon Suaminya EA, langsung menyerahkan uang sebesar 25juta dan diterima langsung oleh YM saat itu" Beta kasih uang 25juta langsung ke tangan YM dirumah calon suaminya saat itu di Desa Tasilo". 


Setelah usai pengumuman hasil seleksi administrasi ternyata(HN), tidak lolos dan langsung mendatangi YM dan menanyakan koh kenapa anaknya tidak lolos?, jawab YM bernada santai" itu sudah, adik sonde lolos". 


Upaya Ayah Korban,.untuk panggil secara pribadi sudah berulang kali untuk meminta pertanggungjawaban atas total uang sebesar Rp.60.000.000, YM, selalu mengindar saat dihubungi secara langsung dan telepon tidak pernah merespon untuk temui Lorens Nulle. 


Akibat dari tidak adanya etikad baik dari YM, terpaksa Ayah Korban, melaporkan YM ke Pemerintah Desa Boni, Kepala Desa, Dominggus Fanggi, agar bisa mendapat penjelasan tentang uang 60juta yang telah diterima YM, 


Pemerintah Desa Tasilo, memangil YM barulah indahkan dan datang kerumah Lorens Nulle, saat ditanyai Pemdes Boni diakui YM benar uang sebanyak 60juta diterimanya dan janji YM siap menggantikan uang-uang tersebut namun sampai Bulan Maret Tahun 2026, ini tidak ada respon baik untuk mengantinya dan menghindar jika didatangi dan nomer telepon seluler tidak bisa dihubungi.


Sesuai penyampaian YM kepada Ayah Korban, dirinya baru pindah dari Polda NTT beberapa Bulan dan sementara bertugas di Polres Rote Ndao, 


Dikatakan Lorens Nulle, saat ini, bersama Anak Laki-laki bernama Putra Nulle, bersiap diri untuk melaporkan YM ke Polda NTT dan akan menemui Kapolda NTT, guna menyampaikan secara langsung dan akan melapor secara tertulis di Polda NTT, untuk diambil langkah tegas dari Kapolda NTT, agar uang sebanyak Rp.60.000.000,- dikembalikan YM dan diproses secara hukum sesuai ketentuan Undang-undang Kepolisian Republik Indonesia karena uang-uang tersebut diperoleh dari pinjaman dan sangat terbebani uang pokok dan bungga pinjaman sementara dirinya bekerja sebagai penjual ikan keliling.


Dengan air mata berlinang, Lorens Nulle bersama Istri dan Anak Laki-laki bernama Putra Nulle sambil mengisahkan uang total Rp.60.000.000,- sudah diterima oleh YM untuk menjamin meloloskan anaknya(HN), Namun uang-uang tersebut di peroleh dari hasil meminjam uang kepada orang-orang yang dikenal dengan harus menanggung bungga dari pokok uang tersebut dengan setiap bulan harus menyetor uang bungga sebesar Rp.6.000.000,- kepada beberapa orang dalam Desa Boni Kecamatan Loaholu.


Hingga berita ini dipublikasikan, Kapolda NTT, Irjen. Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si, Kabid Propam Polda NTT, Kapolres Rote Ndao selaku atasan Langsung YM, Kades Boni dan Oknum YM Anggota Polri yang bertugas di Polres Rote Ndao belum berhasil dikonfirmasi Media.(AL)

×
NewsKPK.com Update