Notification

×

Iklan

Iklan

Aksi Damai Aliansi Mahasiswa Terkait Penolakan RUU KPK, Anggota DPRD Kabupaten Morowali Buat Berita Acara Kesepakatan

Kamis | 9/26/2019 WIB Last Updated 2019-09-26T11:01:08Z
Morowali- Aksi Damai Mahasiswa UNTAD (Universitas Tadulako) dan Universitas Politeknik Industri Logam Morowali,dan Universitas STIKES datangi Kantor DPRD Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah Untuk Menyampaikan Tuntutan nya terkait Penolakan Revisi UU KPK No.30 tahun 2002.




"Aksi Damai mahasiswa Morowali (AMM), diterima baik oleh Anggota DPRD Kabupaten Morowali Wakil Ketua Asgar Ali dan Beberapa Anggota DPRD Kabupaten Morowali pada hari Kamis,(26/09/2019)




Korlap Aksi Unjuk Rasa dari Tiga Universitas Tadulako Deky Setiawan Hafid, Mahasiswa Politeknik industri Morowali Muhamad sandi dan Universitas STIKES Bataraguru Menyampaikan Beberapa Tuntutan nya di halaman Gedung DPRD Kabupaten Morowali yaitu,
Menolak RUU KPK yang baru saja disahkan dan menyarankan agar dilakukan peninjauan kembi,"Ucapnya.



"Menolak RUU KUHP dengan pasal-pasal Kontraversialnya, Menolak RUU Pertanahan dan RUU lainya yang tidak pro dengan kepentingan rakyat,"Tegasnya.




"Mendesak DPRD Morowali Agar mengambil sikap yang sama dengan sikap mahasiswa terkait point 1,2 dan 3 serta meneruskan pernyataan sikap ini pada tingkatan selanjutnya untuk ditindaklanjuti, Mendesak DPRD Morowali Memberikan porsi Anggaran untuk pengaspalan jalan menuju Kampus PSDKU UNTAD Morowali,"Tutupnya.





Anggota DPRD Morowali Menerima Tuntutan Mahasiswa dengan sebagai berikut, Memfasilitasi Aspirasi tuntutan tersebut secara berjenjang dari DPRD Kabupaten Morowali Ke DPRD Provinsi dan DPR RI, Menyampaikan Tuntutan mahasiswa secara berjenjang yakni kepemerintah daerah dalam hal ini Bupati Morowali dan Gubernur Sulawesi Tengah yang selanjutnya Presiden RI, terkait dengan tuntutan pada poin lima DPRD Morowali akan segera menindaklanjuti pada instansi terkait demi kepentingan mahasiswa dan masyarakat.


Yohanes/Erni
×
NewsKPK.com Update