Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Puluhan Warga datangi Kantor Walinagari Batagak Protes Penyaluran Dana BLT Tidak Transparan

Selasa | 5/19/2020 WIB Last Updated 2020-05-19T00:29:34Z

Kab.Agam - Puluhan warga nagari batagak, kecamatan Banuhampu sungai pua , kabupaten Agam mendatangi kantor walinagari untuk mempertanyakan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) dd yang tidak transparan.

Salah seorang warga setempat ( boy) mengatakan kepada wartawan, senin 18 mei 2020- bahwa ada tiga tuntutan disampaikan warga kepada camat Banuhampu sungai pua dan perangkat nagari Batagak diantaranya ,. Penyaluran BLT yang tidak transparan, bahkan diterima orang-orang tertentu saja sebut boy.


"Penerima bantuan  banyak dari kerabat atau orang terdekat dari perangkat nagari,atau istilahnya janguik di bawah daguak . Bahkan ada yang menerima bantuan sampai dua kali,pada hal itu tidak diperbolehkan dan melanggar aturan", katanya.

Di sisi lain juga ada  oknum perangkat nagari diduga melakukan pungutan liar ( Pungli) terhadap warga yang mengurus (kk)dan pembuatan akte kelahiran.

" Setiap warga yang mengurus kk dan akte kelahiran dimintai uang Rp10 ribu perlembar.pungli itu jelas telah melangar hukum dan diganjar 6 tahun penjara dan denda Rp 75 juta.selain itu, kualitas pelayanan di kantor walinagari batagak kacau dan buruk ungkanya .

Sementara,camat sungai pua Syafrizal mengatakan,bantuan wabah covid 19 untuk masyarakat terdampak terdiri dari bantuan dari kementerian sosial ( Kemensos), provinsi Sumbar dan dana nagari.

" Semua bantuan dari Kemensos itu jumlahnya Rp600 ribu per KK selama 3 bulan mulai dari April Mei dan Juni.saat ini bantuan yang telah dibayarkan yakni bantuan dari provinsi, sedangkan bantuan dari Kemensos dan dana nagari belum dicairkan", kata Syafrizal didepan kantor walinagari batagak kepada wartawan.

Jadi jelasnya bantuan itu tidak transparan tapi belum semua cair oleh sebab itu saat ini tidak semua warga menerima bantuan. " Jadi warga harus bersabar masih ada bantuan selanjutnya yang akan disalurkan ungkapanya.


Terkait, pungli yang dilakukan perangkat nagari ia menyerahkan kepada masyarakat apakah akan menindak lanjuti kepada aparat hukum atau tidak.

" Selain itu, melihat pelayanan di kantor walinagari batagak saat ini memang perlu pembenahan agar kedepannya lebih baik lagi melayani masyarakat ungkapnya

Rilis "( Hendra/wirda)
×
Berita Terbaru Update