Antisipasi Covid-19,RS Tk II Putri Hijau Dirikan Posko Siaga Corona

Antisipasi Covid-19,RS Tk II Putri Hijau Dirikan Posko Siaga Corona

Minggu, 15 Maret 2020, 15.59

Medan - Posko Siaga Covid-19  didirikan sebagai langkah antisipasi terhadap penyebaran virus corona, baik kepada Prajurit TNI di wilayah Kodam I/BB, maupun kepada warga masyarakat.

Hal ini disampaikan Kapendam I/BB, Kolonel Inf Zeni Djunaidhi, SSos, MSi, didampingi Kepala Rumkit Tk II Putri Hijau Kesdam I/BB, Letkol Ckm Dr M Irsan Basyroel, SpKK, saat meninjau Posko Siaga Covid-19 di Rumkit Tk II Putri Hijau Kesdam I/BB, Jln Putri Hijau No.17 Medan, Jumat (13/3/2020).

"Selain pendirian Posko Siaga Covid-19, di Rumkit Tk II Putri Hijau juga disiapkan tenda lapangan sebagai ruang isolasi untuk membantu penanganan yang dilakukan Pemerintah Daerah Provinsi Sumatera Utara.

Kepada seluruh Prajurit Kodam I/BB, Kapendam kembali menyampaikan penekanan dari Pangdam Mayjen TNI MS Fadhilah terkait pencegahan Covid-19 di lingkungan Prajurit dengan menerapkan pola hidup sehat. Yakni; kelola stressing, jaga kebersihan, konsumsi makanan sehat, istirahat yang cukup, dan olah raga yang teratur.

"Untuk pencegahan, sesering mungkin melakukan cuci tangan pakai sabun,kemudian menggunakan masker bila batuk atau pilek, konsumsi gizi seimbang, perbanyak sayur dan buah, hati-hati kontak dengan hewan, jangan konsumsi daging yang tidak dimasak, serta bila batuk, pilek dan sesak nafas, segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat atau ke Posko Siaga Covid-19 di Rumkit Tk II Putri Hijau Kesdam I/BB,jelas Kolonel Zeni.

Sementara, Letkol Ckm Dr M Irsan Basyroel, SpKK, menambahkan," pentingnya bagi setiap Prajurit maupun warga sipil untuk membangun kewaspadaan guna mengantisipasi terjangkit Covid-19,penularan Corona terjadi dari manusia ke manusia lewat cairan batuk, bersin dan berjabat tangan. Kemudian memiliki riwayat bepergian keluar negeri terutama China 

"Virus menular jika menyentuh cairan orang terinfeksi, lalu menyentuh mata, hidung dan mulut,bila mengalami gejala-gejala batuk, pilek, sakit tenggorokan, demam, sakit kepala dan sesak nafas, segeralah periksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat,langkah pencegahan secara dini lebih baik dilakukan, karena sampai kini belum tersedia vaksinya kata Letkol M Irsan.(R-Tim).

TerPopuler