Kesbangpol Bakal Pantau Gerakan Ormas dan OKP yang Belum Terdaftar

Kesbangpol Bakal Pantau Gerakan Ormas dan OKP yang Belum Terdaftar

Senin, 10 Februari 2020, 17.06
Taliabu  - Malut. Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, yakni Sunadi Buamona akan melakukan pemantauan terhadap hadirnya sejumlah OKP dan Ormas  yang belum memberikan pemberitahuan kepada pihaknya, baik secara lisan maupun secara administrasi tentang status keberadaan.

Dia menghimbau agar setiap ormas dan OKP yang sudah terbentuk harus terdaftar dikesbangpol sehingga dalam setiap melakukan kegiatan terus terpantau.


"Sesuai dengan aturan, mereka (Organisasi)harus terdaftar sehingga kegiatan kegiatan yang dilakukan oleh organisasi organisasi tersebut bisa dipantau" ungkapnya

Ketegasan oleh Kesbangpol terhadap pergerakan setiap ormas dan OKP tersebut sebagai upaya pencegahan dari adanya gerakan gerakan intoleran yang menyusup kesendi sendi kehidupan Rakyat indonesia, khususnya masyarakat diPulau Taliabu

Sunadi yang ditemui oleh media ini diruang kerjanya menyatakan bahwa telah bekerja sama dengan pihak penegak hukum, termasuk dari kepolisian dalam melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap setiap pergerakan yang dilakukan oleh sejumlah Organisasi yang ada agar tidak membawa dampak  negatif terhadap masyarakat.

 " harus terdaftar agar  kita dikesbangpol lebih mudah mengidentifikasi, jadi setiap kegiatan kita pantau jangan sampai melenceng daripada Undang undang Dasar dan Pancasila, itu yang kita khawatirkan. Karena sekarang ini ada organisasinya yang bukan lagi berlandaskan pancasila, tapi (Faham Tertentu.red)" terangnya.

Dia juga menegaskan bahwa tidak segan segan akan memberikan sanksi kepada sebuah organisasi apabila dalam kegiatannya ditengarai akan menimbulkan perpecahan.


"kita juga  sudah bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk terus melakukan pengawasan, jadi ketika kedapatan ada diantara lembaga lembaga ini yang melakukan kegiatan yang mencurigakan, maka bersama Kepolisian akan dibubarkan secara paksa."tegasnya.

Selain menghawatirkan lahirnya gerakan gerakan yang bertentangan dengan pancasila dan undang undang, Mantan Camat Taliabu Utara ini juga mensinyalir adanya tujuan tertentu dibalik terbentuknya organisasi organisasi baru dengan monentum politik yang akan dilaksanakan tahun ini.


Dirinya sangat menyayangkan ketika sebuah organisasi lahir hanya  untuk kepentingan sesaat tanpa melihat dan menyuarakan aspirasi masyarakat.

 " jadi setiap organisasi yang dibentuk menjelang  pilkada, itu pasti ada unsur politiknya" tidak kepada kepentingan umum.

Atas dasar itu, ia  berharap  agar setiap organisasi yang lahir didaerah ini, harus serius menyuarakan kepentingan bersama, tidak  terkoptasi pada wilayah dan tujuan tertentu yang pada akhirnya mengabaikan kemandirian sebuah organisasi.

"Jadi organisasi yang baru dibentuk jangan mencampuri urusan politik itu yang paling bagus, sehingga  betul betul menyuarakan aspirasi masyarakat, tidak ada unsur tendensi politik,  sehingga kontrol terhadap kebijakan pemerintah itu juga bisa dilakukan dengan baik" tutupnya. ( Jak )

TerPopuler