Kades PJS Sungai Lokan Diduga Mark Up Bangunan asal jadi, "Camat : maklum mungkin tukangnya kurang ahli

Kades PJS Sungai Lokan Diduga Mark Up Bangunan asal jadi, "Camat : maklum mungkin tukangnya kurang ahli

Sabtu, 08 Februari 2020, 23.00

Kab.Inhil -  Diharapkan instansi penegak hukum dan inspektorat jangan tutup mata, dan di harapkan Periksa dan Proses Kades PJS Sungai Lokan, kecamatan Enok. Kabupaten Inhil, Provinsi Riau, Bangunan Pos Siskambling atau pos Randa Diduga Asal-Asalan dan di Mark Up oleh kades PJS desa sungai lokan.

Hasil penelusuran tim Media dan LSM di lapangan, mencoba mendatangi dan mencari informasi yang beredar di masyarakat bahwa adanya pekerjaan dari ADD P3MD tahun angaran 2019  yang di mana informasi terteletak di beberapa lokasi yaitu paket (1),parit kumpul-parit cagat-parit mesran, yang dimana ukuranya 3x3m(3 unit) biaya pelaksana  Rp.90.959.600. suber dana desa APBN 2019

Di lokasi tim langsung kroscek ke bagunan, dan menanyai beberapa warga sekitar, yang dimana lokasinya berdekatan dengan jalan kurang lebih tiga meter dari jalan kecamatan,

Menurut keterangan dan beberapa warga yang tidak mau di cantumkan identitanya "memang adanya bangunan pos siskamling yang di mana bisa di bilang tempat duduk kelilingnya tidak ada sama sekali penompang alis penompang dari kayu.dan di liat dari kualitasnya kebanyakan pasir karna semenya hancur sehingga kelihatan tulang besi cornya dan di goyang pun hampir runtuh, begitupun dengan bagunan pos siskambling atau pos ronda yang berada di parit cagat di setiap sisi tempat diduk pecak dan tidak layak diduduki begitupun sisi dinding ada juga yang agak retak,"bebernya

Di tempat yang tidak jauh dari lokasi tim menemukan papan plang dengan jenis pengerjaan Rehap Polindes dengan biaya Rp.49.288.600, menggunakan Dana DD TA 2019 murut masyarakat sekitar sama aja hasil seperti tidak ada di Rehap, lihat dinding belakang itu pak,,! Retak-Retak,"tutur narasumber yang tak mau di cantumkan identitasnya

Kaperwil NewsKPK.com yang juga sebagai wakil ketua DPD Lembaga Gerakan masyarakat Nusantara Raya mengkomfirmasi Camat Enok. kabupaten Inhil melalui Via WhatsApp dengan nomor 08526515xxxx
[4/2 13:39]wartawan: Mohon izin pak camat.. sekiranya ada waktu..

[4/2 13:41]wartawan: Perihal temuan anggota dan tim di desa sungai lokan yang nama kadesnya Pjs dari kecamatan Enok

[4/2 14:29]jawab Camat Enok Inhil: Wa'alaikum salam wr wb, ya salam kenal kembali, mudah2an dg persausaraan ini kita dpt mengingatkan demi sebuah kebaikan.

[4/2 14:32] jawab Camat Enok Inhil: Iya, maklum mungkin tukang yg kurang ahli, kemarin saya suruh pendamping teknis melihatnya dan sdh di suruh oleh pendamping perbaiki.

[4/2 16:03] Camat Enok Inhil: Dalam pelaksanaan progrm P3MD ada pendamping P3MD sdh sy suruh kroscek ke lokasi karena secara teknik Beliau tau, sebagai tindak lanjutnya tukang perbaiki lagi, Pjs Kadesnya jg sdh saya suruh perbaiki agar dpt di fungsikan, saya jg sering komunikasi dg Tedy dlm hal utk kebaikan, karna keinginan saya output dari sebuah program harus sesuai dg harapan masarakat."jelas dan jawaban camat enok via whatsApp

Dalam Hal ini DPD Gerakan Masyarakat Nusantara Raya Ketua DPD Rudy S & Waka Mengambil sikap, Rudi S, selaku ketua DPD GEMENTARA RAYA menuturkan bahwa tim akan Siap kan berkas-berkas nya untuk kita antar laporannya ke kajati Riau bersama puluhan tim LBH,"pungkas tegas Rudy.

Di tempat terpisah pakar hukum pidana yang juga Dosen Hukum di universitas UIR di pekanbaru menyampaikan sebaiknya aparat penegak hukum dan inspektorat lebih teliti lagi dalam memantau kinerja para kades atau kades PJS dalam menggunakan anggaran di desa-desa dan sudah banyak para kades yang terjerat masalah hukum akibat anggaran ADD & DD di salah gunakan.tutup Dr.M.Nurul Huda.SH.MH. rls/lp/tim

TerPopuler