Lampung, Diduga beberapa anggaran belanja di dinas pemberdayaan masyarakat dan pekon (DPMP) kabupaten lampung barat (Lambar) yang bersumber dari APBD tahun 2019, Fiktif,
dugaan fiktif beberapa anggaran belanja di dinas DPMP ini terhendus saat media ini menyelusuri salah satu anggaran belanja makan harian pegawai di dinas DPMP lambar, beberapa keterangan dari narasumber saat dikonfirmasi. mereka mengatakan bahwa mereka tidak tau adanya anggaran belanja tersebut selama ini.
terkait beberapa anggaran yang di indikasikan fiktif tersebut media ini menemui kepala dinas DPMP di kantor nya tepatnya di pos tempat beistirahat yang berada di belakang kantor. sembaring ngopi kadis mengata kepada media untuk masalah anggaran belanja ini coba nanti saya cek dulu ke pegawai saya nanti hari jum,at saya kabarin hasilnya dan coba tolong kirim kan beberapa anggaran belanja yang di maksut itu biar saya bisa cek. Ucap Yudha setiawan,S,ip. 13 januari 2020.
Terpisah. pada tanggal 20 januari 2020,
media ini kembali menemui kadis DPMP di kantornya untuk mempertanyakan hasil pengecekan anggaran belanja yang telah iya janjikan bahwa dirinya akan segera memberi taukan hasilnya kepada media ini. namun sangat disayangkan
sampai diterbitkannya berita ini, media ini belum mendapatkan jawaban dari kadis tersebut. alasan kadis kemarin belum sempat jadi saya mintak waktunya lagi dan besok akan saya cek dulu masalah itu sebelum diterbitkan kata kadis.
Untuk hal ini dimintak kepada penegak hukum agar dapat segera melakukan pemanggilan terhadap kadis DPMP dan diminta kepada Kapolri dan Kejagung menindak tegas kasus-kasus dugaan korupsi di Lampung barat yang banyak di beritakan oleh beberapa media Online dan yang telah di laporkan oleh beberapa media/LSM dan lainnya ke tingkat Polres Lambar, Kejari Lambar, Polda Lampung dan Kejati Lampung, (Dedi)
dugaan fiktif beberapa anggaran belanja di dinas DPMP ini terhendus saat media ini menyelusuri salah satu anggaran belanja makan harian pegawai di dinas DPMP lambar, beberapa keterangan dari narasumber saat dikonfirmasi. mereka mengatakan bahwa mereka tidak tau adanya anggaran belanja tersebut selama ini.
terkait beberapa anggaran yang di indikasikan fiktif tersebut media ini menemui kepala dinas DPMP di kantor nya tepatnya di pos tempat beistirahat yang berada di belakang kantor. sembaring ngopi kadis mengata kepada media untuk masalah anggaran belanja ini coba nanti saya cek dulu ke pegawai saya nanti hari jum,at saya kabarin hasilnya dan coba tolong kirim kan beberapa anggaran belanja yang di maksut itu biar saya bisa cek. Ucap Yudha setiawan,S,ip. 13 januari 2020.
Terpisah. pada tanggal 20 januari 2020,
media ini kembali menemui kadis DPMP di kantornya untuk mempertanyakan hasil pengecekan anggaran belanja yang telah iya janjikan bahwa dirinya akan segera memberi taukan hasilnya kepada media ini. namun sangat disayangkan
sampai diterbitkannya berita ini, media ini belum mendapatkan jawaban dari kadis tersebut. alasan kadis kemarin belum sempat jadi saya mintak waktunya lagi dan besok akan saya cek dulu masalah itu sebelum diterbitkan kata kadis.
Untuk hal ini dimintak kepada penegak hukum agar dapat segera melakukan pemanggilan terhadap kadis DPMP dan diminta kepada Kapolri dan Kejagung menindak tegas kasus-kasus dugaan korupsi di Lampung barat yang banyak di beritakan oleh beberapa media Online dan yang telah di laporkan oleh beberapa media/LSM dan lainnya ke tingkat Polres Lambar, Kejari Lambar, Polda Lampung dan Kejati Lampung, (Dedi)

