Notification

×

Iklan

Iklan

Kedapatan Rapor tidak di Antar Ke Rumah Siswa Kadis Pendidikan Rote Ndao Pecat Para Kepala Sekolah

Senin | 6/22/2026 WIB Last Updated 2026-06-22T02:53:06Z


ROTE NDAO – Rupanya Kisruh soal pengantaran Rapor di Rumah siswa bukan hanya himbauan namun kewajiban yang harus dilakukan oleh para Guru dan itu atas perintah Kadis Pendidikan Kabupaten Rote Ndao,Morids D E.Bulan S.pd,M.Si

Hal tersebut terkuak pada saat 

kegiatan bersama Para kepala sekolah beberapa waktu lalu bertempat di Gereja Efata dan Koperasi Sehati demikian dikatakan beberapa Guru yang meminta namanya untuk tidak disebutkan karena di ancam akan di pecat oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Rote Ndao.


Dikatakan para Guru pada saat itu,Kadis Pendidikan Morids D E.Bulan S.pd,M.Si,bukan menyampaikan Himbauan namun memberi ketegasan bahwa dirinya selaku Kadis mewajibkan para guru untuk melaksanakan perintah tersebut,karena menurut Kadis itu adalah program Bupati Rote sebagai Implementasi dari Visi Misi Bupati Rote Ndao, Ndao,Paulus Henuk yaitu melayani dengan Kasih

" Jadi kalau pak kadis sekarang setelah Viral kemudian katakan itu hanya Himbauan maka itu Kebohongan Besar,bukanya kami di ancam akan di Pecat jika para kepala sekolah tidak meminta para Guru untuk melaksanakan hal tersebut" kami ini sekarang dalam tekanan kerja bahkan sangat merasa tidak nyaman setelah dinas Pendidikan di bawah Pimpinan Pak Morids ujar para guru 


Bahkan banyak guru dan Kepala sekolah yang merekam karena saat itu salah satu Kepala Sekolah sempat memberi masukan persoalan pengantaran Rapor namun langsung di skak oleh Kepala Dinas Pendidikan dihadapan Forum Rapat tersebut


Masih menurut para Guru sudah memasuki Penerimaan Rapor,

Mereka kembali bertanya kepada Kadis Pendidikan Kabupaten Rote Ndao,di seputaran Auditorium dan kembali di tegaskan kepala Dinas Pendidikan bahwa Raport harus di antar ke rumah siswa jika ada yang melawan perintah saya selaku Kepala Dinas Maka akan saya pecat dari Kepala Sekolah ujar mereka


 " Untuk itu maka jangan sudah Viral karena beberapa oknum guru yang mengantar Rapor dalam keadaan Hamil besar kemudian Pak Kadis Mulai berbohong sekali lagi kami minta agar Pak Bupati dan Ibu Wakil bupati harus tegas terhadap Kinerja Kadis Pendidikan saat ini,Karena kami ini Guru bukan 

Budak otoriter mau sampai kapan kami terus bungkam yang ada akan berdampak dalam tekanan mengajar di sekolah tutur mereka 


Sekali lagi apa yang disampaikan oleh pak kadis itu bukan himbauan tetapi kewajiban jangan membolak balikan Fakta tegas mereka


Berdasarkan informasi yang diterima Sorotan semakin menguat setelah beredar informasi bahwa terdapat guru yang sedang hamil namun tetap berupaya menjalankan kegiatan tersebut. Kondisi ini kemudian memunculkan pertanyaan publik mengenai batas pelaksanaan himbauan tersebut serta bagaimana penerapannya di masing-masing sekolah.

×
NewsKPK.com Update