Dinkes Kaur Di Nilai Kurang Efektif Dalam Menangani Kasus HIV/AIDS Di Tahun 2019

Dinkes Kaur Di Nilai Kurang Efektif Dalam Menangani Kasus HIV/AIDS Di Tahun 2019

Selasa, 10 Desember 2019, 13.37
KAUR, BENGKULU - Berdasarkan Data Dinas Kesehatan Kabupaten Kaur tahun 2019,  Penyakit menular dan mematikan, Human Immunodeficiency virus (HIV) Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) meningkat dari tahun 2018.
Hal ini dikatakan Kepala seksi (Kasi) pencegahan penyakit menular(PPM), pencegahan pengendalian penyakit (P2P) Dinkes kaur Rafika Dwi Safitri,S.KM. Saat di konfirmasi diruang kerja, Selasa 10/12/2019.

"Sejauh ini kami dari Dinkes Kaur hanya menerima laporan Bahwa ada 3 orang yang positif terjangkit HIV/AIDS dan dinyatakan meninggal dunia pada tahun 2019,tentunya ada peningkatan dari tahun 2018 yang sebelumnya ada 2 orang yang meninggal dunia di sebabkan oleh HIV/AIDS.mengenai pencegahan kami sudah melakukan sosialisasi pada tahun 2017-2018 namun di tahun 2019 tidak ada sosialisasi. Dan untuk pengidap yang dinyatakan positif terjangkit penyakit HIV/AIDS Kami belum menerima laporan dari puskesmas, perlu di ketahui bahwa masyarakat yang di nyatakan meniggal Dunia oleh HIV/AIDS itu yang sebelumnya sudah mengidap penyakit tersebut di luar kabupaten kaur".ujarnya.

Terkait dengan keterangan Kasi PPM P2P Dinkes kaur Rafika Dwi Safitri, S.KM.  Fahrol Rozi yang juga sebagai masyarakat kaur, menilai kinerja Dinkes kaur tidak efektif dalam menangani kasus HIV/AIDS Di tahun 2019.hal itu di nilai  Dinkes kaur tidak ada melakukan sosialisasi dan pendekatan kepada masyarakat tentang virus yang di anggap sangat berbahaya,Dan di buktikan adanya peningkatan dari tahun 2018.

"Saya selaku masyarakat kabupaten kaur Menilai bahwa kinerja Dinkes kaur sepanjang 2019 tidak efektif dalam menangani penyakit HIV/AIDS.Terbukti tidak adanya sosialisasi atau pendekatan kepada masyarakat tentang penyakit menular dan mematikan ini.hal ini bisa di lihat dari meningkatnya angka meninggal dunia yang di sebabkan mengidap HIV/AIDS dari tahun sebelumnya.
Tentunya kita sangat mengaharapkan kedepan dalam pencegahan, pendekatan baik secara medis maupun secara sikologis kepada masyarak,Agar penyakit HIV/AIDS di kabupaten kaur bisa berkurang. Mengingat penyakit tersebuat adalah penyakit menular dan mematikan" Ungkap Rozi.(SUMANTRI)

TerPopuler