Bangun PAN Sebagai Partai Politik Berkemajuan

Bangun PAN Sebagai Partai Politik Berkemajuan

Senin, 02 Desember 2019, 15.06
Oleh: Totok Daryanto, Waketum DPP PAN


Tulisan ini menggunakan istilah “berkemajuan” sebagai lawan dari “berkemunduran”/ “terbelakang”.  Dalam berbagai literatur, istilah “berkemajuan” ini identik dengan istilah “modern” yang dilawankan dengan istilah “tradisional”.

Kita tidak menggunakan kata-kata “modern” dan “tradisional” untuk menghindari bias persepsi karena di tengah bangsa kita terdapat penyifatan organisasi (contoh dalam menyebut organisasi Muhammadiyah dan NU) yang tidak berkorelasi dengan tingkat kemajuan.

Dalam menganalisis sebuah organisasi, biasanya tertuju pada dua faktor utama  yaitu leadership dan sistem Leadership lebih ditekankan pada figur pemimpin, sementara  sistem lebih ditekankan pada pola hubungan yang kompleks dalam suatu manajemen yang meliputi: _planning, organizing, directing, dan controlling_.

Dalam konteks Kongres PAN 2020, kajian soal leadership dan sistem ini menjadi relevan. Secara jujur harus diakui bahwa perbincangan tentang Kongres PAN di antara para elite partai berlambang matahari bersinar ini, *terlalu berlebihan terfokus pada figur*.

Sebagai kader senior PAN, saya mengajak kita lebih membuka hati dan pikiran, terlalu mewah bila perhelatan kongres ini hanya tertuju kepada figur. Kita harus diskusikan juga sistemnya. Di sinilah kita secara _fair_ memasukkan pikiran yang terbaik, menderivasi _platform_  dalam bentuk program, yang harus dijalankan oleh siapa pun Ketumnya. Dalam _platform_ dan program tersebut secara jelas dikuantifikasikan berapa target kursi yang hendak diraih dalam Pemilu 2024, misalnya sebutkan 60 atau 65 kursi DPR RI.

Tentu setiap hasil atau sasaran, tidak dapat tercapai tanpa usaha atau perjuangan. Maka harus disusun secara detil program-program nyata di lapangan dan _roadmap_ nya atau tahapan-tahapannya dari tahun pertama hingga tahun kelima pada saat pemilu dilaksanakan.

Ada pertanyaan serius yang harus dijawab dalam hal ini. *Apakah kita menempuh cara konvensional ataukah kita buat inovasi baru?*

Cara konvensional adalah cara yang sudah lazim dilakukan oleh semua partai politik dalam pemilu: mengandalkan _figur yang populer_ dan _kekuatan logistik_ (baca: uang yang banyak). Konsep ini tidak usah dibahas banyak yang sudah “khatam”.

Cara nonkonvesional atau inovatif, inilah ladang subur bagi kecerdasan para kader PAN untuk mengisinya. Partai politik harus kembali ke _khittah_ perjuangannya sebagai institusi yang tugas utamanya menjalankan fungsi politik. Silakan *memberikan masukan terbaik program politik* apa yang harus dijalankan oleh PAN dalam 5 tahun periode kepemimpinan yang akan datang. Marilah bersama-sama menuliskan konsep sebagai _planning_ dalam membenahi sistem manajemen partai yang kita cintai ini.

Selanjutnya mari kita bahas soal _organizing_.

Struktur partai kita sangat lengkap dari pusat hingga ke daerah. Dengan konsep perencanaan yang baik, yang kita yakini bisa mengantarkan _goal_ partai kita merebut 60 atau 65 kursi pada Pemilu 2024, maka berdasarkan _resource_ yang ada dapat ditetapkan siapa mengerjakan apa. _Job description_ ditetapkan secara jelas, meliputi seluruh fungsionaris partai dari struktur DPP, DPW, DPD, DPC, hingga DPRt. Demikian pula bagi kader partai yang memegang jabatan publik, baik di eksekutif maupun di legislatif.

Bila _job description_ tertata dengan baik, program-programnya terukur, dan _goal_ nya jelas, maka fungsi _directing_ adalah menjaga agar terjadi sinergi di semua komponen dan lini organisasi. Semua _stake holder_ partai diharapkan memiliki rasa _handarbeni (self belonging)_, memiliki rasa tanggung jawab, dan memiliki kebanggaan dalam berpartai karena ikut berkontribusi, dan terjadi hubungan _asah-asih-asuh_ antarkader.

Bagian terakhir dari pembenahan sistem organisasi adalah bekerjanya fungsi _controlling_.

Sistem hierarkis dalam struktur organisasi menunjukkan alur fungsi _controlling_. Hal-hal yang strategis dilaksanakan oleh para _leader_ tingkat tinggi, hal-hak yang operasional dan teknis dikerjakan oleh _midle_ manajemen dan _front leader_ yang langsung bersentuhan dengan masyarakat akar rumput.

Inilah sistem organisasi berkemajuan yang hendak kita bangun untuk PAN periode 2020-2025. *Marilah berpikir tentang substansi, jangan sekedar berwacana soal figur*. Insyaallah PAN akan selalu menjadi obor dalam membangun demokrasi di negeri tercinta.

Salam persahabatan untuk kita semua. Berpolitik harus menggembirakan. Mari kita songsong  Kongres PAN 2020 dengan hati lapang dan optimisme.

TerPopuler