Notification

×

Iklan

Iklan

Aksi Mahasiswa Bandung Ricuh dengan Polisi

Jumat | 10/04/2019 WIB Last Updated 2019-10-04T06:22:11Z
Bandung - Massa demo di depan Gedung Sate dijaga puluhan personel TNI.
Mahasiswa pendemo di Gedung DPRD Jabar, Jalan Dipen‎ogoro Bandung dipukul mundur hingga ke depan Gedung Sate 30/9..

Pantauan KPK news massa membakar pembatas jalan. massa berada di depan Gedung Sate dan berorasi.Massa berorasi soal sikap represif petugas keamanan.

Di tempat ini, bukan polisi yang mengawal massa yang sudah tercerai berai ini.
Namun, massa ini dikawal oleh aparat TNI berjumlah tidak lebih dari 20 personel TNI ini membawa pentungan dan tameng serta dengan pelindung kepala.

Mereka ‎tampak masih memantau massa yang sebagian duduk dan sebagian berorasi.
‎Sebelumnya, massa ini berunjuk rasa di Gedung DPRD Jabar.Namun, mereka dihalau mundur.

Ada yang berlarian ke Jalan Trunojoyo, Jala Banda‎ hingga Jalan Dipenogoro. Aksi ini tidak lepas dari isu pengesahan Undang-undang KPK, RUUU KUHP Pidana, Undang-undang Pemasyarakatan.

Selain itu, massa hari ini menyuarakan isu kebakaran hutan, Papua, hingga pertanian.
Bentrokan antara massa pendemo di Gedung DPRD Jabar dengan polisi kembali saling dorong mendorong.

Massa yang berunjuk rasa menentang pengesahan UU KPK dan KUHP itu memaksa masuk Gedung DPRD Jabar, namun, dihadang barikade polisi.

Massa gabungan elemen mahasiswa dan kelompok Anarko ini, kemudian melempari polisi dengan berbagai barang seperti batu, sepatu, botol minuman hingga tongkat kayu.
Lemparan massa itu dibalas dengan tembakan gas air mata hingga water cannon. Massa berlarian ke arah Jalan Banda, Trunojoyo hingga arah Gedung Sate.

Massa di depan Gedung Sate sempat melakukan perlawanan dengan melempari polisi sehingga mahasiswa dipukul mundur.

Sementara itu di Jalan Banda, massa juga berhamburan ke arah Jalan LLRE Martadinata dari Jalan Banda.

Mereka berlarian menghindari gas air mata yang membuat perih mata.
Salah satu aspirasi yg mengundang sorak sorai ribuan para Demonstrans mahasiswa adalah disana sambil menyampaikan aspirasinya

"Kita tidak bisa berbohong bahwa indonesia, negara ini, sedang di rundung oleh berbagai masalah. Pemerintah hanya bisa Dian Deng an seribu bahasa  (Rudi wanto. S)
×
NewsKPK.com Update