Simalungun, Sumut - Untuk mencegah penyalahgunaan Narkoba dan obat-obat terlarang sedini mungkin, Puskesmas Kecamatan Ujung Padang, Kabupaten Simalungun yang dipimpim dr. H. Jimmy Gultom menggelar penyuluhan bahaya narkoba kepada pelajar SMP Negeri 1 Kecamatan Ujung Padang Kabupaten Simalungun, Rabu 18/9/2019.
Penyuluhan bahaya penyalahgunaan
narkoba tersebut bekerjasama dengan
Keluarga Besar Putra Putri Polri (KBPP
Polri) Resort Simalungun, DPC Granat Kabupaten Simalugun, dan dihadiri petugas kepolisian dari Kapolsubsektor Ujung Padang, Aiptu, Butar-Butar yang mewakili Kapolsek Bosar Maligas serta petugas Babinkamtibmas ssrta puluhan
pelajar kelas SMP Negeri 1 Ujung Padang.
Dalam sambutannya Kepala Puskesmas
Ujung Padang, dr. H. Jimmy Gultom
mengatakan, "Merasa miris dan terpanggil untuk memberikan ilmu pengetahuan tentang bahayanya penyalahgunaan narkoba dan obat terlarang lainnya sejak masa kelas 7,8 dan kelas 9 SMP", paparnya.
"Penyuhan bahaya narkoba ini bertujuan sebagai deteksi dini dan penguatan benteng pertahanan diri bagi para siswa dan siswi SMPN -1 Ujung Padang dari pengaruh negatif dengan bujuk rayu agar mau mencoba mengunakan narkoba di luar lingkungan sekolah dan luar lingkungan rumah", tambah dr. Jimmy.
”Stop Narkoba, Prestasi Yes", ungkap dr
Jimmy Gultom yang juga Ketua KBPP Polri Resort Simalungun dan Granat dr. Putra
Silangit, Koordinator Promosi Kesehatan Puskesmas Kecamatan Ujung Padang Juniar Marpaung, SKM.
Sementara Kepala Sekolah SMP Negeri 1
Kecamatan Ujung Padang, Kabupaten
Simalungun, Saibun Manurung SPd sangat menyambut baik kegiatan program penyuluhan akan bahaya narkoba ini.
“Setelah mendapat ilmu tentang bahaya narkoba dari Puskesmas Ujung Padang, para siswa SMP tidak mudah terbujuk rayu
untuk mencoba menggunakan narkoba“, ucap Saibun Pasaribu.
Sementara Kapolsubsektor Ujung Padang Aiptu M. Butar-Butar mewakili Kapolsek Bosar Maligas mengungkapkan, "Apresiasinya dan menyambut baik serta mendukung inovasi program kegiatan yang dilaksanakan oleh Puskesmas Ujung Padang dan KBPP Polri Simalungun dan DPC Granat Simalungun.
Pasalnya, Negara Indonesia dalam keadaan darurat narkoba, untuk itu sudah
saatnya generasi muda/para pelajar agar tidak mudah terbuai dengan berbagai cara bujukan dan rayuan", terang Butar-butar
Sebelummelakukan sosialisasi penyuluhan bahaya penyalahgunaan narkoba, Puskesmas Kecamatan Ujung Padang membagi-bagikan ‘masker’ kepada masyarakat dan pengendara, sebagai bentuk kepedulian dalam mencegah
penyakit ispa/saluran pernapasan terhadap polusi udara (asap) yang akhir-akhir ini melanda wilayah Kabupaten
Simalungun dan sekitarnya. (Umri/Tim)
Penyuluhan bahaya penyalahgunaan
narkoba tersebut bekerjasama dengan
Keluarga Besar Putra Putri Polri (KBPP
Polri) Resort Simalungun, DPC Granat Kabupaten Simalugun, dan dihadiri petugas kepolisian dari Kapolsubsektor Ujung Padang, Aiptu, Butar-Butar yang mewakili Kapolsek Bosar Maligas serta petugas Babinkamtibmas ssrta puluhan
pelajar kelas SMP Negeri 1 Ujung Padang.
Dalam sambutannya Kepala Puskesmas
Ujung Padang, dr. H. Jimmy Gultom
mengatakan, "Merasa miris dan terpanggil untuk memberikan ilmu pengetahuan tentang bahayanya penyalahgunaan narkoba dan obat terlarang lainnya sejak masa kelas 7,8 dan kelas 9 SMP", paparnya.
"Penyuhan bahaya narkoba ini bertujuan sebagai deteksi dini dan penguatan benteng pertahanan diri bagi para siswa dan siswi SMPN -1 Ujung Padang dari pengaruh negatif dengan bujuk rayu agar mau mencoba mengunakan narkoba di luar lingkungan sekolah dan luar lingkungan rumah", tambah dr. Jimmy.
”Stop Narkoba, Prestasi Yes", ungkap dr
Jimmy Gultom yang juga Ketua KBPP Polri Resort Simalungun dan Granat dr. Putra
Silangit, Koordinator Promosi Kesehatan Puskesmas Kecamatan Ujung Padang Juniar Marpaung, SKM.
Sementara Kepala Sekolah SMP Negeri 1
Kecamatan Ujung Padang, Kabupaten
Simalungun, Saibun Manurung SPd sangat menyambut baik kegiatan program penyuluhan akan bahaya narkoba ini.
“Setelah mendapat ilmu tentang bahaya narkoba dari Puskesmas Ujung Padang, para siswa SMP tidak mudah terbujuk rayu
untuk mencoba menggunakan narkoba“, ucap Saibun Pasaribu.
Sementara Kapolsubsektor Ujung Padang Aiptu M. Butar-Butar mewakili Kapolsek Bosar Maligas mengungkapkan, "Apresiasinya dan menyambut baik serta mendukung inovasi program kegiatan yang dilaksanakan oleh Puskesmas Ujung Padang dan KBPP Polri Simalungun dan DPC Granat Simalungun.
Pasalnya, Negara Indonesia dalam keadaan darurat narkoba, untuk itu sudah
saatnya generasi muda/para pelajar agar tidak mudah terbuai dengan berbagai cara bujukan dan rayuan", terang Butar-butar
Sebelummelakukan sosialisasi penyuluhan bahaya penyalahgunaan narkoba, Puskesmas Kecamatan Ujung Padang membagi-bagikan ‘masker’ kepada masyarakat dan pengendara, sebagai bentuk kepedulian dalam mencegah
penyakit ispa/saluran pernapasan terhadap polusi udara (asap) yang akhir-akhir ini melanda wilayah Kabupaten
Simalungun dan sekitarnya. (Umri/Tim)

