FMB" Wartawan Yang Pernah di Usir itu Resmi di Lantik Jadi Anggota DPRD Rote Ndao

FMB" Wartawan Yang Pernah di Usir itu Resmi di Lantik Jadi Anggota DPRD Rote Ndao

Rabu, 11 September 2019, 10.07


ROTE NDAO - Sunguh Nasib orang tak dapat di tebak, dan ada sejarah baru kembali terukir di Kabupaten Rote Ndao Anggota DPRD Kabupaten Rote Ndao terpilih Resmi di lantik pada hari ini ,Rabu 11 September 2019 salah Satu di antaranya adalah Feki M. Boelan (FMB), mantan jurnalis yang pernah bertugas di Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD)pasca di usir,bahkan di tolak oleh Mantan Bupati Rote Ndao,Leonard Haning bahkan beberapa.kali.menerima ancaman pembunuhan dari oknum yang tidak bertangung jawab ketika bertugas sebagai Wartawan Timex di Desk Kabupaten Rote Ndao

Sebelum terpilih pada 17 April 2019 lalu, FMB sudah beberapa kali bertarung. Bahkan, ia berganti-ganti partai politik. Pada tahun 2009 lalu, FMB yang kala itu menjadi Ketua DPC PKNU Kabupaten Rote Ndao ikut bertarung. Sayangnya tidak terpilih. Partai yang dibesutnya pun tak mendapat kursi.

Selanjutnya, pada Pemilu 2014, FMB kembali bertarung. Kali ini ia maju dari Partai Amanat Nasional (PAN). Ia kembali gagal. Namun, mantan Ketua Badan Legislatif Mahasiswa (BLM) STIM Kupang ini tak menyerah. Pada tahun 2019, FMB kembali maju dari Partai Hanura.

Melalui pertarungan panjang yang melelahkan, akhirnya ia pun berhasil meraih kursi DPRD Rote Ndao. ia resmi menyandang status wakil rakyat.

Kepada wartawan, FMB mengatakan dirinya siap melaksanakan amanat rakyat yang dibebankan kepadanya. Ia mengatakan perjuangannya selama tiga kali pemilu bukan semata-mata merebut kursi. Tapi, yang paling penting adalah memperjuangkan nasib rakyat di kampung-kampung yang selama ini diabaikan dan tidak menikmati pembangunan serta apa yang menjadi hak.mereka.

Oleh karena itu, kesempatan yang diberikan takkan disia-siakan. Ia siap berjuang untuk keadilan, khususnya di wilayah yang menjadi perwakilannya yakni daerah pemilihan (Dapil) II Rote Ndao, meliputi Kecamatan Rote Timur, Pantai Baru, Landu Leko, Rote Tengah dan Rote Selatan.

Menurutnya, pembangunan di wilayah-wilayah ini terabaikan. Masih ada kesenjangan, sehingga menjadi tugas wakil rakyat untuk memperjuangkan kebutuhan-kebutuhan masyarakat. “Saya siap memperjuangkan apa yang menjadi aspirasi masyarakat dari wilayah-wilayah ini, karena memang selama bertahun-tahun masih jauh dari sentuhan pembangunan,” kata mantan jurnalis harian Timor Express ini. (AL)

TerPopuler