HEADLINE NEWS

Wow, Gedung PT KAI Pematangsiantar Disulap Jadi Gelanggang Permainan Ketangkasan Berbau Judi

Pematangsiantar Sumut -  Gedung bangunan milik PT. Kereta Api Indonesia (KAI) Setasiun Pematangsiantar saat ini sudah di sulap menjadi gelanggang permainan ketangkasan tembak ikan berabau perjudian,Gedung yang beralamat dijalan kartini bawah tersebut diduga menjadi permainan judi ketangkasan yang beromset puluhan juta rupiah perhari.

Beroprasinya permainan ketangkasan digedung aset BUMN tersebut ahirnya menimbulkan pro dan  kontra dikalangan masyarakat dan berbagai pengamat,pasalnya aset PT.KAI milik Negara yang seharusnya dijaga dan seteril dari hal hal yang dianggap melanggar aturan hukum,diketahui permainan ketangkasan sangat kental beraroma judi,gedung yang saat ini diberi nama GOLDEN tersebut suda beroperasi sekitar 1 minggu, dan dibuka setiap harinya selama  24 jam.


Seperti di jelaskan oleh BB warga siantar,bahwa ditempat tersebut selain permainan tembak ikan juga menyediakan permainan online seperti mikeymouse, dadu kocok, rolette kalau bermain online para pemain harus mengisi uang (depo) ke salah satu situs yang sudah ditentukan pihak pengelola GOLDEN kepada para pemain, namun jika pemain menang bisa di bayar ditempat oleh pengelola(kasir),bilah ada pemain yang menang selalu di tawari kasir,"mau withdraw bang atau yang disingkat WD ketika pemain ingin menguangkan hasil kemenangan,biasanya para pemain bila mau melakukan taruhan tembak ikan ataupun ketangkasan cukup memanggil tukang poin dan langsung diisi sesuai permintaan,nominal pembelian koin terendah Rp 50 ribu rupiah,apabila poin meningkat bisa ditukar dengan cara memanggil kasir yg sudah ditunjuk dan langsung di beri uang kontan ditempat,memang ada potongan 5 persen dari poin yang ditukar,jelas BB.


Lain orang lain pula tanggapanya UM warga jalan kartini bawa mengucapkan banyak terimah kasi pada Polresta Pematangsiantar,"dengan adanya pemainan ketangkasan GOLDEN, kami tak perlu takut saat bermain,ditempat tersebut kami bermain sangat tenang,coba saja bila kami main di rumah atau ditempat lain, taruhan seribuan aja kena tangkap bila ketahuan polisi.

Namun di gedung GOLDEN kita bisa nyaman bermain walau satu orang bisa habiskan uang 2 sampai 3 juta satu kali main,kita sangat berterimakasi dengan Polresta Pematangsiantar yang sudah memberikan ruang untuk kami bermain,ketika ditanya apakah permainan di gedung GOLDEN masuk kategori judi,UM pun mengamininya.


Permainan Ketangkasan diduga beraroma judi tersebut membuat reaksi dan komentar KL Simanjuntak SH,Ketua bidang hukum DPD LSM Gerakan Front Rakyat Anti Korupsi (GEFRAK) Sumatera Utara,"permainan ketangkasan yang ada di jalan di jalan kartini bawa diduga sangat kental berbau judi,mengingat gedung tersebut milik Negara,kita menduga ada kongkalikong antara pihak pengelolah GOLDEN dan Kepala Setasiun PT KAI Siantar,gedung milik Negara seharusnya seteril dari hal hal yang diduga melanggar hukum,bila pengelolah ingin menyewa gedung tersebut,seharus pihak PT KAI mengetahui terlebih dahulu untuk apa gedung akan di sewa sesuwai permohonan penyewa,bila pihak PT KAI sudah mengetahui gedung tersebut disewa untuk kegiatan yang dianggap melanggar hukum,dan perjanjian sewa tetap dilaksanakan,maka pihak PT KAI ikut terlibat bila pelanggaran hukum terjadi di gedung tersebut,untuk mencegah adanya dugaan perjudian di gedung GOLDEN tersebut,kita berharap agar Kapolresta Pematangsiantar segera ambil tindakan,bila bener tempat itu menjadi arena perjudian maka GOLDEN harus segera ditutup.


"Untuk itu pihak aparat penegak hukum yaitu Polresta Pematangsiantar harus segera melidik lokasi tersebut yang konon kabarnya pengelola GOLDEN melakukan dugaan transaksi perjudian di gedung tersebut,sesuai ketentuan Pasal 303 KUHP, setiap permainan yang kemungkinan untuk mendapatkan keuntungannya adalah bergantung pada peruntungan atau kemahiran pemain dan melibatkan pertaruhan di dalamnya, maka perbuatan tersebut adalah judi,dalam hal ini, jika permainan ketangkasan tersebut melibatkan pertaruhan, maka termasuk judi,jelas KL Simanjuntak SH.


Saat dikonfimasi Kapolresta Pematangsiantar AKBP Herbertus Opungsunggu 15/07/2019,sangat berterimakasi atas informasi  yang disampaikan oleh reporter NewsKPK ,"Trimaksi onfonya coba nanti aku cek ,dan sampai berita ini disampaikan pihak pengelola GOLDEN maupun Kepala Setasiun PT KAI Pematangsiantar belum dapat dikonfirmasi,inpormasi yang berkembang pemilik GOLDEN merupkan orang sangat berpengaruh di Pematangsiantar (R-Tim).

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *