Notification

×

Iklan

Iklan

Roti, Kopi Gratis Hingga Live Musik di Razia Pajak Kota Pekanbaru

Jumat | 7/26/2019 WIB Last Updated 2019-07-26T11:30:39Z
Pekanbaru – Badan Pendapatan Daerah provinsi Riau hari ini, Kamis (25/07) melaksanakan Kegiatan Operasi Penertiban Pajak Kandaraan Bermotor. Selain melibatkan unsur Samsat (Direktorat Lalu Lintas Polda Riau dan PT Jasa Raharja cab Riau) kagiatan ini juga melibatkan Dinas Perhubungan Provinsi Riau dan Satuan Polisi Pamong Praja Prov Riau.

Operasi Penertiban PKB pertama kali ini digelar di halaman Purna MTQ, Pekanbaru. Pemilihan tempat ini dikarenakan luasan tempat yang sesuai dengan konsep Opstib PKB 2019 juga tidak mengganggu arus lalin arah ke Simpang tiga.

Plh Kabid Pajak, Rudy Hasibuan dalam rilis persnya mengatakan ada sesuatu yang berbeda dalam pelaksanaan Optsib PKB tahun 2019 ini. Menurutnya optib kali ini pelaksanaannya jauh lebih humanis, dengan pendekatan yang lebih persuasif dan juga edukatif.

ada sejumlah hal yang perlu kami sosialisasikan kepada wajib pajak. Oleh karena itu kita akan lebih persuasif dan tetap mengedukasi warga tentang pentingnya membayar pajak,” ungkapnya.

Mengenai pelanggaran, petugas tetap melaksanakan tindakan sesuai dengan tupoksi masing-masing.

Soal pelanggaran yang terjadi di lapangan, kita tindak sesuai dengan aturan. Namun kita juga tetap memberikan toleransi kepada warga yang memang berniat membayar dengan memberinya jangka waktu tiga hari terhitung hari ini,” beber rudi.

Saat ditanya soal bagi-bagi roti dan kopi gratis, rudi mengungkapakan bahwa tim opstib memang sengaja mengajak sejumlah pihak untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini.

memang ada dua produsen makanan dan minuman yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan kali ini. Menurut mereka, ini adalah bentuk apresiasi kepada masyarakat yang ikut membantu mensukseskan operasi penertiban ini,” sambungnya.
.
Menurut Rudi, dalam Opstib tahun ini, tim Opstib memang ingin menghilangkan kesan kaku dan tegang saat berjalannya razia pajak kendaraan.

kita Cuma ingin masyarakat senang. Sudah kita berhentikan di tengah hari, ya kompensasinya kita kasih lah mereka roti gratis dan voucher diskon dari rotte terus juga kopi gratis dari kopi ABC. Semuanya gratis, disediakan oleh pihak Rotte dan Kapal Api sebagai apresiasi mereka kepada warga kota Pekanbaru. Ada live music akustik juga kan, jadi sosialisasinya lebih nyaman dan masyarakat juga lebih santai” ungkapnya.

Lebih jauh Rudi mengucapkan terimakasih kepada seluruh unsur yang terlibat. Rudi berharap kedepannya hubungan dan kerjasama yang terjalin saat ini tetap berjalan dengan baik dan harmonis. Hal yang sama juga diucapkannya kepada pihak Rotte dan Kapal Api yang sudah memberikan dukungan penuh untuk pelaksanaan kegiatan tersebut.

Sementara itu Kasubbid Penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor, Bambang Feriyanto juga mengucapkan terimakasih kepada warga kota Pekanbaru yang telah membantu lancarnya kegiatan penertiban pajak tersebut.

Alhamdulillah, berkat dukungan warga Pekanbaru kegiatan ini berjalan lancar dan tepat waktu. Tidak ada kendala di lapangan, seluruh warga yang terjaring sangat kooperatif”, ungkapnya.

Ditanya soal jumlah kendaraan yang terjaring razia, Bambang mengatakan dalam operasi pertama ini data di lapangan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak.

Dari 800 lebih kendaraan, hanya ada 13% yang melakukan pelanggaran. Sementara untuk pelanggaran pajak sendiri kami mendapati 71 kendaraan yang belum menyelesaikan kewajibannya. Angka ini sangat baik. Artinya masyarakat sudah mulai mengerti dan taat dengan pajak. Hal itu tentu perlu apresiasi dan ucapan terimakasih dari kami untuk seluruh warga kota Pekanbaru yang selalu membayar pajak kendaraannya tepat waktu”, tutupnya.
(S@)
×
NewsKPK.com Update