Notification

×

Iklan

Iklan

Pasca Gempa Bumi Magnitudo7,2 Guncang Halsel Korban Meninggal 13 Orang

Jumat | 7/26/2019 WIB Last Updated 2019-07-26T05:28:33Z
HALSEL - Pasca Gempa Bumi bermagnitudo 7,2 yang mengguncangkan Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) pada Minggu 14 Juli 2019, yang menewaskan sebanyak 13 orang update Jumat (26/7/2019).

Sekretaris Desa Cango Bahri Rashid, saat di temui di kediamannya mengatakan, korban meninggal di lokasi pengungsian, diduga karena mengidap penyakit tuberkulosis (TBC). Almarhum lantas dipulangkan ke rumah untuk dikebumikan. " warga kami yang meninggal dunia di tempat pengusian sudah dua orang dan keduanya saat mengungsi di tenda pengungsi keduanya mengalami sakit dan melihat kondisi keduanya yang tidak memungkinkan lagi maka kami langsung kembalikan kedua ke rumah masing-masing dan tak berselang lama keduanya pun meninggal dunia, " katanya.

Terpisah, Sekretaris Daerah (Sekda) Halsel Helmy Surya Botutihe kepada newskpk.com menyatakan, dirinya selaku Ketua Tim Tanggap Darurat dirinya belum menerima update data korban meninggal yang kini menjadi 13 orang, untuk data update Kamis 25 Juli 2019 kemarin itu baru 12 orang, sehingga itu dirinya akan berkoordinasi dengan pihak terkait. "Sampai saat ini data yang ada di kami adalah 12 orang korban meninggal. Lima orang di antaranya meninggal karena tertimpa reruntuhan bangunan, selebihnya meninggal dunia di lokasi pengungsianpe. Rata-rata sudah memiliki riwayat penyakit," katanya.

Lanjut dia, berikut ini nama-nama korban yang meninggal dunia akibat gempa Halmahera Selatan sebanyak 12 orang yakni, Darsa Umar (48) desa Cango, Asfar Mukmat (22) asal desa Gane Dalam, Leonara Kastela (63) warga desa Kuwo, Aisya (50) warga desa Gane Luar, Wiji Siang (63) asal desa Gane Luar, Yacua Ibrahim (45) warga desa Tagea, Idrus Amin (64) dari desa Pasipalele, Sagaf Girato (62) warga desa Yomen, Nurul Safar (63) warga desa Tomara, Yamin Dodengo (82) warga desa Bibinoi, Salma Mustafa (90) warga desa Nyonyifi, Rugaya (80) warga desa Gane Luar. Kemudian ada tambahan korban meninggal dunia di desa Cango 1 orang atas nama  Samiun Hadi (45) warga desa Cango, " kami baru dapat informasi katanya ada korban yang meninggal dunia di desa Cango akibat sakit saat mengungsi dan di kembalikan di rumah dan meninggal dunia, jadi korban meninggal dunia menjadi 13 orang pasca gempa bumi berkekuatan 7,2 SR di Halsel, " jelasnya.


Menurut dia, adapun jumlah penduduk di desa Cango berjumlah 1036 jiwa atau 197 KK. Meninggalnya Almarhum Samiun Hadi ini menambah korban jiwa di desa tersebut menjadi dua orang.

Diketahu, pasca gempa bumi halsel di masa Tanggap Darurat Bencana (TDB) ini sudah ada beberapa desa yang sudah pulang ke rumah mereka dan, jadi korban pengungsi yang masih bertahan di tenda pengungsi sebanyak 41 desa dari 77 desa pasca gempa jadi sebanyak 40.976 jiwa. (savi)
×
NewsKPK.com Update