Notification

×

Iklan

Iklan

Diduga Pungli Ptsl- Prona Kepala Kampug Kecubung Raya Ar Wansyah Catut Nama Kasat Polda dan Ketua PWI

Senin | 6/24/2019 WIB Last Updated 2019-06-24T01:00:48Z
Lampung - Berdasarkan keterangan dari masyarakat dengan media, pada mei 2019
bahwa Ari Wansyah sebagai kepala Kampung Kecubung Raya Kecamatan Meraksa aji Kabupaten Tulang Bawang.

Bahwa Ari Wansah diduga melakukan Pungli terkait program PTSL atau Prona yang dikenakan biaya sebesar-Rp.800rb sampai dengan Rp.1jt bidang tanah, biaya tersebut sudah melebihi ambang batas yang sudah ditentukan pemerintah pusat.

Menurut keterang sebagian masyarakat kecubung raya, yang tidak berkenan disebutkan namanya bahwa anaknya, dalam Program pembuatan seritifikat Program PTSL  dikenakan biaya sebesar Rp.850rb/bidang tanah, sebanyak 5 (lima) bidang tanah, total biayanya sebesar Rp.4.250.000,- (empat juta dua ratus lima puluh ribu rupiah) biaya teraebut sudah dibayar lunas


Selanjutnya keterangan masyarakat
Kecubung Raya  yang tak berken disebutkan nama bahwa beliau dalam pembuatan sertifikat program PTSL dikenakan biaya sebesar Rp.800rb/bidang tanah sebanyak 5 (lima) bidang tanah secara pembayarannya beliau secara bertahap, pertama sebesar Rp.2jt sebagai DP dan kedua Rp.1jt, dan kekurangannya sebesar Rp.1jt belum dibayar oleh beliau dikarenakan ada 1 (satu) sertifikat yang belum selesai dikarenakan masih dalam proses.
Dan total biaya yang susah beliau bayar sebesar 3 (tiga) juta rupiah.


selanjutnya keterangan dari masyarakat berinisial "S"melalui via telpon dengan warga setempat bahwa dia dikenakan biaya sebesar Rp.1jt/bidang tanah sebanyak 1 (satu) bidang tanah secara pembayarannya bertahap
Pembayaran pertama sebesar 500ribu sebagai tanda jadi (DP) setelah sertifikat jadi baru nambah lagi sebesar 500ribu untuk pelunasan sertifikat tersebut total semua pembayaran oleh sauda yang berinisial "S" sebesar 1juta/ sertifikat.

Berbekal infomasi tersebut pihak media
mencoba untuk menemui Ari Wansyah KaKam kecubung raya untuk menanyakan langsung tentang Dugaan masyarakat terkait Program PTSL tersebut,

Sayangnya Ari Wansyah KaKam kampung kecubung raya sulit untuk diajak ketemu
untuk dipinta keterangan,
lalu pihak media mencoba untuk menghubungi Ari Wansyah melalui pesan whassap untuk minta keterangan terkait dugaan pungli program ptsl tersebut,

lalu Ari Wansyah kakam kecubung raya teraebut mengatakan, bahwa dia tidak ngambil biayanya, yang buat keluarga Setan Kiser, Nirwan,Munawaroni,mantan ketua pwi laudi efendi,kasat polda, ketua Sarnubi,
Lalu dia menyuruh pihak media menanyakan langsung dengan nama-nama yang disebutkannya diatas
Yang kami dari pihak media tidak mengenali nama- nama yang beliau sebutkan

Sampai berita ini diturunkan, Ari Wansyah
sulit untuk ditemukan keberadaannya seolah-olah menghindar dari awak media
dan enggan memberikan keterangan kepada kami


Sebagian Masyrakat kecung Raya
sangat geram dan kecewa atas kinerja Ari Wansyah tersebut,
pasalnya menurut warga setempat,
akibat kinerja beliau mereka merasa tidak terima dan dirugikan oleh kepala kampung teraebut, khususnya bagi masyrakat yang kurang mampu "Ujar sebagian warga setempat" dengan media.

Maka dari itu masyrakat kampung kecubung raya mengharapkan Pemerintah pusat dan aparat penegak hukum, segera bertindak tegas untuk menyelesaikan permaslahan ini sampai tuntas  agar kelak tidak terjadi lagi dikampung kecubung raya.

Sekaligus jadi contoh untuk Kepala kampung yang lain agar mereka tidak melakukan hal yang sama, karena tindakan tersebut adalah tindakan tercela dan menentang hukum,
(AHMAD A.A ).red

×
NewsKPK.com Update