![]() |
| Ular Phyton 6 Meter di Tangkap Warga Tanah Laut Kalimantan Selatan |
Kalsel - Ular sanca atau sawa jenis python reticulates membuat geger warga Desa Pagatan Besar, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanah Laut. Ular sepanjang 6 meter itu, masuk dalam perangkap monyet yang dipasang warga di kebun.
Saat ini ular python tersebut masih menjadi tontonan warga yang melintas di kawasan RT 3 Desa Pagatan Besar. Python tersebut masih mencerna monyet yang dimangsanya saat berada dalam perangkap.
Menurut H Darmawan, pemilik kebun, ular besar itu diketahui masuk perangkap pada Sabtu (9/3) pagi, saat memeriksa apakah ada monyet yang terjebak.
“Saat saya tiba di lokasi perangkap, saya dikagetkan dengan adanya ular besar di dalam perangkap dan beberapa ekor monyet yang terperangkap,” jelas H Darmawan saat ditemui di kediamannya, Selasa (12/3).
Melihat ada ular berukuran besar, Darmawan takut dan membiarkannya terperangkap. Nemun keesokan harinya, Minggu (10/3), Darmawan mendatangi lagi lokasi perangkapnya. Kali ini ia datang dengan beberapa warga, termasuk salah seorang yang mahir menangkap ular.
“Dengan bantuan tetangga sekitar dan seorang yang mahir menangkap ular, kami mengeluarkannya dari dalam perangkap,” ujar Darmawan.
Darmawan mengaku sengaja memasang jebak atau jipah untuk menangkap monyet yang sering merusak kebun pisangnya.
Sementara Syahdian, tetangga Darmawan, yang membantu memindahkan ular python dari jebakan monyet, mengaku sudah seering menangkap ular jenis python di kawasan Desa Pagatan Besar, tiga di antaranya berukuran besar.
“Banyak ular python di sekitar sini. Kalau yang kecil-kicil ukuran dua meter sampai tiga meter, sering muncul di dekat permukiman,” katanya.
Sampai hari ini, ular python yang terperangkap di jebakan monyet itu masih menjadi tontonan warga RT 3 Desa Pagatan Besar dan warga yang lalu lalang di kawasan itu. Ular masih hidup dengan kulit luka-luka, diduga akibat perlawanan monyet yang ingin dimangsanya. (Heryand)

