MEDAN – Gubsu Edy Rahmayadi memberi sambutan di acara pengajian akbar Smansa Medan Muslim Comunity (SMMC) di Masjid Mussabbihin Komplek Tasbih I, Medan Sunggal.
Pada sambutanya Gubsu mengatakan,"Ulama itu referensi berjalan untuk mengetahui mana yang benar dan mana yang salah, apa yang boleh dan apa yang tidak boleh,ulama itu tempat kita bertanya,"Para ulama ada pilar kehidupan lain seperti pemimpin,orang kaya dan orang miskin,ke empat2nya harus mewujudkan kehidupan yang sejahtera dan makmur bagi semuanya,ke empat pilar tersebut sangatlah berkaitan ulama memberi panutan kepada pemimpin
Beliau juga mengatakan kemudian pemimpin memberi atau mengayomi yang kaya dan miskin,orang kaya membantu orang miskin dan orang miskin mendoakan semuanya agar terus mendapat rahmat dari Allah,jadi empat pilar itu sudah ditakdirkan oleh Allah, saya salah satunya yang ditakdirkan sebagai Gubernur Sumut ini," ujar Edy Rahmayadi
Acara dilanjutakan oleh panitia untuk memperlihatkan mesin secara otomatis mengeluarkan beras ketika kartu elektronik ATM Beras ditempelkan,penerima kartu tersebut merupakan kaum duafa,Gubsu Edy Ramayadi sangat mengapresiasi dan mengatakan akan membantu dan berkontribusi.
Ketua SMMC M Iqbal mengatakan ATM beras tersebut merupakan salah satu dari kegiatan SMMC, dikatakannya SMMC rutin melakukan kegiatan Jumat berkah,kegiatan ini merupakan kegiatan kontribusi para alumni Smansa (SMAN 1) yang tergabung dalam SMMC,untuk mengumpulkan Rp 25 ribu per bulan,hasilnya diberikan kepada yang membutuhkan.
Pengajian akbar tersebut juga diisi tausiyah oleh Ustadz Heriansyah dengan tema mengenai persaudaraan umat Islam,seperti dikatakan oleh ustadz Heriansyah,“Anugrah itu bukan hanya yang datang pada dirinya, tapi juga datang pada saudaranya itu juga anugrah, gembiranya dia masih bagian dari gembiranya kita,” kata sang Ustadz.
Terpisah Wakil Gubernur Sumatera Utara Musa Rajekshah membuka Musyawarah Kerja PMI Provinsi Sumatera Utara Tahun 2018-2019 di Hotel Grand Mercure Jalan Sutomo Medan,pembukaan ditandai dengan pemukulan gong oleh Wagubsu Musa Rajekshah didamping Ketua PMI Sumut Rahmat Shah beserta pengurus PMI Sumut.
Pada sambutanya Wagubsu mengatakan,"saya berharap PMI senantiasa melajutkan tugas-tugas kemanusiaan sebagaimana yang sudah dilakukan sebelumnya,tugas kemanusian memang sangat dibutuhkan oleh Negara kita saat ini yang sering dilanda bencana,pada musyawarah kerja ini susunlah kegiatan berupa pelatihan pada anggota,"kegiatan pelatihan pada anggota adalah kegiatan yang bisa melatih dan memantapkan skill pada aktivitas-aktivitas kerelawanan dan penyelematan evakuasi korban bencana.
Jika nantinya dibutuhkan PMI, kita harus menjadi garda terdepan dalam melakukan pertolongan bagi yang mebutuhkan,"selamat saya ucapkan atas terlaksananya Musyawarah Kerja PMI Provinsi Sumut,"pada kesempatan ini saya sampaikan selamat juga kepada seluruh pengurus PMI kabupaten/kota yang hadir,agar senantiasa menjaga kekompakan dan kebersamaan diantara kita,kalau kompak semakin mudah kita melaksanakan tugas penting di tengah masyarakat,”tutur Wagubsu.
Hal senada disampaikan ketua PMI Sumut Rahmatshah,"PMI Sumut akan memperbanyak pelatihan-pelatihan yang bisa mengembangkan skill anggota,PMI Sumut telah banyak melakukan tugas-tugas kerelawanan,bukan hanya di Sumut saja juga di luar Sumut,"seperti di Lampung kita menurunkan relawan untuk membantu di sana,di Lombok dan Donggala juga kita menghimpun dan mengirimkan bantuan,mudah-mudahan keberadaan kita bisa bermanfaat bagi orang banyak,ujar Rahmatshah.
Ketua Panitia Musyawarah Kerja Provinsi Tahun 2018-2019 PMI Sumut H Edward B Adam menyampaikan bahwa musyawarah akan dilaksanakan selama dua hari sejak 26 Januari 2019 hingga 27 Januari 2019. Musyawarah dihadiri oleh sebanyak 71 orang terdiri dari pengurus PMI Sumut dan pengurus kabupaten dan kota,(Adv-Tim).


