Notification

×

Iklan

Iklan

Kunker Anggota DPRD Helmi J Tolla, Soroti Pekerjaan Hotmix Baudale

Jumat | 10/02/2026 WIB Last Updated 2026-10-02T07:36:58Z


ROTE NDAO- - Kunjungan kerja DPRD Rote Ndao terhadap sejumlah pekerjaan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Rote Ndao Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupeten Rote Ndao.


Diantaranya pekerjaan rehabilitasi ruas jalan Dusun Baudale Desa Maubesi Kecamatan Rote Tengah, Kabupaten Rote Ndao menuju Kelurahan Mokdale Kecamatan Lobalain Kabupaten Rote Ndao (Hot Mix) senilai Rp1.077.000.000


Pantauan wartawan terlihat papan Informasi di Jalan Mayjen Beny Balukh menuliskan Satuan Kerja Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang PUPR Kabupeten Rote Ndao paket Pekerjaan Rehabilitasi Ruas Jalan Baudale - Mokdale (Hot Mix) dengan Nilai Kontak Rp.1.077.000.000, waktu pelaksanaan 100 hari kalender kerja. 20 Juli sampai dengan 27 Oktober 2026. Sumber Dana Pinjaman Pemerintah Kabupaten Rote dengan Lembaga Keuangan Bank (LKB). Tahun 2026. Kontraktor CV. Willy Karya dan Konsultasi super visi CV. Multi Cipta Design.


Dalam kunjungan Kerja itu Hadir di lapangan empat Anggota DPRD Rote Ndao antara lain Helmi Jusepha Tolla, Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Mersianus Tite Dari Fraksi Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), sebagai wakil ketua Komisi III, Dr. Dering Feoh, M.Pd., Fraksi Partai PDI Perjuangan, Yance A. Daik, dari Fraksi Partai Nasdem.


Turut hadir Ivan Carles Tabun Konsultan pengawas, Imanuel Banoet Pelaksana Kerja dari CV. Willy Karya. Fadli Sidin, S.T., selaku Asisten Teknik Bidang Jalan dan Jembatan bersama pengawas Dinas PUPR Kabupaten Rote Ndao. 


Dijelaskan Ivan C. Tabun, ada beberapa persoalan serius yang dihadapi,yang pertama soal saluran pembuangan air dan deker yang ditolak oleh masyarakat Desa Oelunggu, Kecamatan Lobalain warga yang menolak disebut sebagai seorang guru.


 Ivan juga mengatakan alasan warga menolak deker dan saluran itu, karena ada sawah milik warga yang nantinya terdampak.


 Anggota DPRD Helmi J. Tolla juga Mempertanyakann Kepada Konsultan Pengawas masa kontrak sampai kapan? Kontrak kerja 20 Juli hingga 16 September 2026. Jawab Ivan " Kalau kami dari pengawas memang tidak ada kendala mungkin karena teman-teman kontraktor Pelaksana. Kata Imanuel Banoet kalau masalah lahan untuk saluran pembuangan rencana galing tapi ada pipa PDAM besar untuk Desa Oelunggu dan Desa Oeleka jadi itu masih dikomunikasikan


Lebih lanjut Helmi juga mempertanyakan pekerjaan tersebut telah mencapai berapa persen dijelaskan Konsultan telah mencapai 82 persen namun indikator jelas dari 82 persen masih patut di pertanyakan 


Sedangkan sejauh mana keterlibatan kepala desa Oelunggu -Oeleka apakah telah disampaikan ? Jawab Imanuel Kedua kepala desa juga sudah di komunikasikan " Kemarin kepala Desa dong bilang apa? Jawab Imanuel Kepala desa dong Su omong sama-sama dengan masyarakat disitu tapi. 


Tetap dong sonde mau soalnya, yang punya sawah ini bapa, dia bilang nanti kalau hujan air dari deker itu mengarah ke dia punya lahan sawah.


Lanjut Helmi J. Tolla. Lantas sekarang basong dikasih tambah berapa hari, kami DPRD baca di Media sosial, bahwa batas waktu telah berakhir. Namun sekarang ditambahkan waktu 40 Hari. Jawab Ivan C. Tabun, bahwa 40 hari itu sudah termasuk pho. Kalau misalnya sonde Diselesaikan sudah seharusnya kalian di blaclist ungkapnya.

×
NewsKPK.com Update