Notification

×

Iklan

Iklan

Ada apa dengan RSUD Ba’a Keluarga Pasien Beli Masker Sendiri

Minggu | 10/04/2026 WIB Last Updated 2026-10-04T02:29:04Z


ROTE NDAO – Pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ba’a, Kabupaten Rote Ndao, kembali menjadi sorotan. Kali ini, persoalan yang mencuat bukan sekadar antrean pelayanan, melainkan menyangkut ketersediaan perlengkapan yang digunakan dalam pemberian oksigen kepada pasien.


Informasi yang diperoleh menyebutkan, stok masker oksigen di RSUD Ba’a diduga mengalami kekosongan, sehingga keluarga pasien terpaksa membeli sendiri masker oksigen di apotek yang berada di luar rumah sakit.


Salah satu keluarga pasien yang enggan menyebut namanya menyampaikan kepada media ini pada, Sabtu (3/10/2026) bahwa dirinya terpaksa harus keluarkan biaya pribadi membeli masker oksigen di apotik diluar RSUD Ba'a.


"RSUD sonde ada stok masker lae, jadi petugas minta kotong yang harus beli sendiri di Apotik diluar RSUD," ungkap salah satu keluarga pasien yang enggan sebutkan namanya.


Masker oksigen bukan sekadar perlengkapan medis biasa. Alat ini digunakan untuk menyalurkan oksigen tambahan kepada pasien melalui hidung dan mulut ketika pasien membutuhkan terapi oksigen. Terapi oksigen dapat diberikan kepada pasien yang mengalami hipoksemia, yaitu kondisi ketika kadar oksigen dalam darah berada di bawah kebutuhan tubuh.


Berbagai kondisi medis dapat menyebabkan pasien membutuhkan oksigen, antara lain pneumonia, serangan asma berat, PPOK, edema paru, gangguan atau gagal jantung tertentu, emboli paru, infeksi berat atau sepsis, cedera berat, kondisi pascaoperasi tertentu, serta infeksi saluran pernapasan berat. Pasien kritis yang mengalami gangguan pernapasan juga dapat membutuhkan dukungan oksigen sesuai hasil pemeriksaan dan penilaian tenaga medis.


Pada pasien yang benar-benar mengalami kekurangan oksigen, keterlambatan mendapatkan terapi oksigen yang sesuai dapat memperburuk kondisi. Kekurangan oksigen yang berat dan berkepanjangan atau disebut "Hipoksia" dapat mengganggu fungsi organ-organ vital, termasuk otak dan jantung. Hipoksia apat menyebabkan penurunan kesadaran, kerusakan organ, henti jantung, bahkan kematian.


Sementara itu, Plt. Direktur RSUD Ba'a yakni Luisa Magdalena Patola, S.Kep., Ns, MPH seakan baru kaget saat dikonfirmasi media ini melalui pesan WhatsApp pada, Sabtu (3/10/2026). 


Kepada wartawan, Luisa Patola mengaku pihaknya akan lakukan pengecekan stok di bagian farmasi dan unit pelayanan.


"Terkait informasi mengenai keluarga pasien yang harus membeli masker oksigen di luar RSUD Ba’a, kami sedang melakukan kroscek terlebih dahulu kepada bagian farmasi dan unit pelayananan mengenai ketersediaan dan penggunaan stok masker oksigen pada saat kejadian tersebut," jelas Luisa Patola, Plt. Direktur RSUD Ba'a.


Kondisi ini semakin memperparah pelayanan kesehatan di RSUD Ba'a yang dibiayai dari pajak rakyat. Banyak pertanyaan masih menggantung yang perlu dijawab oleh pihak Manajemen RSUD Ba'a. Apakah ini akibat lemahnya perencanaan stok? Keterlambatan pengadaan? Masalah distribusi? Atau ada persoalan lain dalam manajemen logistik RSUD Ba’a?

×
NewsKPK.com Update