ROTE NDAO,Penjualan Minyak Tanah di Rote Ndao mencekik warga pengguna minyak tanah. Para pengecer di Rote Ndao minyak tanah dijual dengan Harga 15.000/liter atau 75 ribu/jerigen di atas harga HET (harga Eceran Tertinggi) yang mana Rp.7.000/liter menyebabkan warga menjerit dan protes atas harga minyak tanah tersebut.
Terkait Pengeluhan warga media ini berupaya mengecek harga minyak di pengecer memang benar adanya, dari lima pengecer di bilangan metina hingga mokdale yang berhasil konfirmasi media ini rata rata menjual dengan harga 12.000-15.000 /liter.
Anton salah satu pengecer di bilangan mokdale, ketika di konfirmasi senin 23/02/2026, mengakui bahwa kami menjual dengan harga kisaran Rp.12.000 hingga Rp.15.000/liter karena Kami beli di agen dengan Harga Rp.9.000 hingga Rp.10.000/ liter atau Rp.1.800.000 hingga Rp.2.000.000/drum ukuran 200 liter " Jangan salahkan kami pengecer karena Agen saja jual mahal" ungkap Anton.
Ketika ditanya siapa agen yang menjual Minyak tanah tersebut dengan lugas Anton menjelaskan bahwa di ambil dari Ako Dek Suwongto. " katong (kami-red) ambil di ako Dek (Ako adalah panggilan untuk orang keturunan Tianghoa-red) dengan harga Rp.1.800.000 tentu kami harus cari untung dan biaya ongkos angkut" Tutup Anton.
Elen salah satu warga yang di temui ketika membeli minyak tanah di pengecer wilayah Alukama, meminta agar Pemerintah Daerah Rote Ndao dan Polres Rote Jangan tinggal diam." Tolong Pemda dan Polisi tindak tegas Agen maupun pengecer yang jual minyak tanah dengan harga yang mahal, kasian kami warga" pungkas Elen.
Jermi suwongto (Ako Dek) salah satu Agen Minyak Tanah di Rote Ndao ketika di konfirmasi lewat pesan whatsapp dengan nomor 08211751xxxx, terlihat online tapi tidak membaca pesan media ini.
Kepala Dinas Perindagkop Joni Manafe,belum berhasil di konfirmasi(ES)

