Pererat Persaudaraan Antar Umat, arti Perayaan Cap Go Meh Tahun 2020

Pererat Persaudaraan Antar Umat, arti Perayaan Cap Go Meh Tahun 2020

Sabtu, 08 Februari 2020, 14.17
Kota Bekasi - Tradisi perayaan Cap Go Meh 2571/2020 merupakan penutupan Tahun Baru Imlek dan menjadi salah satu tradisi bagi para umat Tionghoa untuk memanjatkan doa guna diberikan keberkahan disepanjang tahun.

Mengambil tema "Budaya mempersatukan bangsa dan NKRI", festival Cap Go Meh 2020 di tonton ribuan warga Kota Bekasi yang antusias melihat berbagai atraksi seni kebudayaan adat Tionghoa dan Indonesia.

Ketua Yayasan Klenteng Hok Lay Kiong Rony Hermawan mengatakan, ada sekitar 32 kelompok yang ikut pawai Cap Go Meh yang menempuh jarak sekitar 10 km mulai dari kelenteng lalu ke jalan Juanda dan finish di klenteng.

Pawai Cap Go Meh ini, kata dia, menampilkan tidak hanya kebudayaan Tionghoa seperti barongsai, naga. Tapi juga ragam budaya lainnya seperti penampilan ondel-ondel, reog Ponoroga, kesenian Bali ada juga sisingaan khas Jawa Barat.

"Iya seperti tahun sebelumnya. Kita juga menampilkan budaya lain seperti ondel-ondel, reog Ponorogo, ada juga sisingaan khas Jawa Barat. Ini mencerminkan persatuan dari berbagai ragam budaya," ungkap Ronny Hermawan yang juga Ketua DPC Demokrat Kota Bekasi.

Ia pun berharap, melalui pawai perayaan Cap Go Meh 2571/2020, menjadi salah satu ajang untuk mempererat persaudaraan antar umat Tionghoa serta kerukunan antar umat beragama yang ada di Kota Bekasi.

"Kita harus tetap menjaga persatuan dan persaudaraan. Indonesia kan berbagai suku bangsa dan agama, Kota Bekasi pun dijuluki sebagai miniatur Indonesia yang memiliki banyak suku dan agama didalamnya," pungkasnya. Red

TerPopuler