Notification

×

Iklan

Iklan

PLN Dinilai Tidak Becus Layani Warga, AMBL Minta Kepala PLN Cabang Ternate di Copot

Sabtu | 1/04/2020 WIB Last Updated 2020-01-03T23:29:37Z
BOBONG  Aksi kedua kali yang di lakukan oleh Aliansi Masyarakat Lede Bersatu ( AMLB) di Kantor PLN Ranting Bobong Cabang Ternate Provinsi Maluku Utara .

Untuk mendesak Kepala PLN / PLH segera mengganti rugi alat- alat Elekronic berupa Televisi , Kulkas dan lain - lainya, sesuai dengan undang - undang  No 33 Tahun 2009 tentang ketenaga listrikan pada pasal 29 yang berbunyi konsumen tenaga listrik.

Mengakibatkan  Pemadaman Listrik yang di lakukan oleh PLN rayon Bobong Provinsi Maluku Utara ."Pemadaman listrik terjadi  di Kecamatan Lede, kecamatan Taliabu barat laut dan Kecamatan Taliabu barat  Kabupaten Pulau Taliabu, membuat Masyarakat  Lede dan Nggele  bersatu langsung mendatangi kantor PLN Ranting Bobong untuk melakukan Aksi dengan tegasnya. Jumat  (03/01/2019), siang ini.


Awak media NewsKPK.com mendatangi kantor PLNnya , Kepala PLN / PLH Ranting bobong Pulau Taliabu , menyatakan bahwa terkait dengan ganti rugi Alat- alat tersebut,  kami tetap berupaya untuk berkomunikasi kepada Kepala cabang PLN ternate provinsi maluku utara untuk mengakomudir kerusakan itu dan kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk menindak lanjuti kerugian gantirugi  itu. Ungkapnya Kepala PLN/ PLH  Ranting bobong Pulau Taliabu.

Pemuda lede meminta agar PLN benar-benar memperbaiki pelayanan listrik di kecamatan Lede yang sering terjadi Pemadaman ini

Dalam orasinya, Pemuda Lede juga meminta kepada pihak terkait, dalam hal ini PLN Cabang Ternate, untuk mengganti atau mencopot Kepala PLN Rayon Bobong, karena dinilai tidak mampu mengelola PLN, sehingga masyarakat menjadi korban pemadaman listrik.

"Kepala PLN Rayon Bobong harus diganti, tidak mampu kelola PLN, ini manajemen bobrok," kata orator, Dedi Siswanto saat berorasi.

Masih Dedi, Pemadaman yang dilakukan oleh PLN Rayon Bobong ini, tanpa ada pemberitahuan, sehingga alat-alat elektronik milik masyarakat menjadi rusak, sudah begitu dalam setiap bulannya kami sebagai pelanggan terus membayar iuran Listrik, dengan harga yang tidak sesuai dengan pemakaian akibat pemadaman listrik ini.

Setelah berorasi beberapa menit, masa aksi langsung melakukan hearing dengan pihak PLN Rayon Bobong.

Pada poin tuntutan pemuda lede yang di sampaikan saat hearing diantaranya:

1. Mendesak kepada kepala PLN Cabang Ternate agar mencopot kepala PLN Rayon Bobong

2. Dalam jangka waktu yang tidak terlalu lama pemadaman dan kerusakan mesin yg ada di PLN Rayon bobong untuk segera dan secepatnya di perbaiki

3. Pihak PLN rayon bobong agar mengganti seluruh kerugian masyarakat akibat kerusakan alat-alat elektronik masyarakat

4. Pihak PLN harus melaksanakan hak kompensasi pelanggan sebagaimana tertuang dalam PERMEN ESDM nomor 27 tahun 2017

5. Apabila 4 tuntutan kami tidak terakomodir dan dilaksanakan, maka dalam waktu yang tidak terlalu lama, kami pastikan ratusan amukan masa (Pelanggan) dan pemboikatan terhadap aktifitas PLN Rayon bobong akan terjadi tanpa ada pertimbangan

Menanggapi hal tersebut, Adam (PH MANAJER ULP Bobong) menjelaskan pemadaman yang terjadi akibat Jaringan rusak.

"Kemarin itu klw masalah mesinnya kita sudah perbaiki, cuman sekarang yang masih rusak itu jaringannya, kita sudah survei dan turun langsung ke lokasi, cuman rawan, kenapa rawan karna pohon-pohon milik masyarakat, jadi itu kecuali masyarakat mau kalau kita tebang kemudian kabel jaringannya juga itukan kabel telanjang, jadi kalau ada gangguan pasti rusak."bebernya.

Meski begitu, masa aksi tetap berharap agar dalam waktu dekat ini pemadaman listrik yang tak menentu di Lede, untuk segera di perbaiki, sebab menurut mereka kedatangan kami ini adalah utusan dari masyarakat, dan jika dalam waktu dekat ini belum juga diperbaiki, maka semua masyarakat di kecamatan Lede akan langsung datang dan melakukan aksi masa yang lebih dari aksi kami hari ini. "Ujar Nasrin (perwakilan pemuda lede) saat hearing bersama Pihak PLN.

Saat di sentil keberadaan Kepala PLN definitif di mana, Adam (PH manajer ULP PLN Bobong), singkat menjawab, dia lagi di ternate karna masih sakit."Tutupnya.(Jak)
×
NewsKPK.com Update