Notification

×

Iklan

Iklan

Dinas Kesehatan Simalungun Diduga "Paksa" Pangulu Sosialisasi Stunting Dengan Dana Desa?

Jumat | 1/03/2020 WIB Last Updated 2020-01-03T08:48:56Z
Simalungun-Sumut. Miris memang, sosialisasi Stunting yang seyogianya dilakukan oleh Dinas Kesehatan dengan dana yang sudah di gelontorkan oleh Pusat, namun di lapangan khususnya di Kabupaten Simalungun berbeda. Pasalnya Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun di sinyalir "memaksa" para Pangulu di 386 Nagori untuk melakukan Sosialisasi Stunting dengan menggunakan dana Desa.

Kemana Dana dari Kementerian Kesehatan bagi penderita Stunting dan kegiatan Sosialisasi nya?

Salah seorang kepala Desa yang tidak ingin namanya di terbitkan kepada reporter mengaku memang ada seperti dipaksa oleh Dinas Kesehatan dalam melakukan sosialisasi Stunting di Nagori.

"Iya, kami di minta untuk melakukan Sosialisasi Stunting atau Gagal Tumbuh di wilayah kami. Dan seolah-olah di paksa untuk mengadakan sosialisasi tersebut. Padahal di wilayah kami tidak batuta yang mengalami Stunting, atau gagal tumbuh bg", ujarnya saat di sambangi di kantornya.

Pemerintah pusat dalam hal ini kementerian Kesehatan sedang penggalakkan pemberantasan Stunting atau Gagal Tumbuh di seluruh pelosok Indonesia, artinya Dananya pun pastilah ada untuk itu. Namun mengapa Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun seolah-olah 'memaksa' pemerintah Nagori/Desa untuk mengadakan sosialisasi Stunting.

Salah seorang sumber yang bertugas di pemerintah Kabupaten Simalungun Simalungun mengatakan jika Dana untuk pemberantasan penderita Stunting sudah di gelontorkan oleh kementerian kesehatan dan itu bukan jumlah yang sedikit.

"Kok bisa Dinas Kesehatan 'memaksa' pangulu untuk mengadakan sosialisasi Stunting dengan Dana Desa Nagori, terus dana dari Dinas Kesehatan untuk Stunting kemana di Alokasikan?“, ujarnya bertanya

Kepala Dinas Kesehatan, Edwin Simanjuntak saat di konfirmasi Melalui pesan Whatsapp mengatakan pihaknya tidak pernah melakukan sosialisasi statistik yang bersumber dari Dana Desa.
"Kami tidak pernah melakukan sosialisasi stunting yang bersumber dari dana desa di 386 Nagori", tulisnya di pesan Whatsapp. (RU)
×
NewsKPK.com Update