Simalungun-Sumut. Dengan penyikapi banyaknya ternak Babi milik masyarakat yang terindikasi terkena penyakit Hoq Colera Kabid Peternakan Ir. Posman Lumbantobing yang berhasil dimintai tanggapannya diruang kerjanya Senin (15/12/2019) sekira pukul 12:00 WIB, Sesuai himbauan Bupati Simalungun yang ditandatangani Sekretaris Daerah Sekda.
Terkait penanganan dan antisipasi penularan wabah penyakit Hoq Colera yang menyerang ternak Babi milik warga mayarakat Simalungun. Ir Posman Lumbantobing mengatakan untuk penyakit dimaksud dijelaskan bahwa Hoq Colera tidak berbahaya untuk dikonsumsi bila dimasaknya dengan baik dan benar. ucapnya
Selain itu juga Penyakit Hoq Colera pun dapat diantisipasi penyebaranya yakni jika ada salah satu ternak terkena penyakit Hoq Colera segera dipisahkan dengan ternak lainnya yang masih sehat, namun apa bila ternak tersebut mati segera ditanam dengan kedalam satu meter paparnya.
Tak hanya itu pihak Dinas Hampang Kanter Simalungun telah melaksanakan sosialisasi dan himbauan disejumlah wilayah hukum Pemkab Simalungun terkait penanganan dan antisipasi nya pungkasnya. (Dani/RU)
Terkait penanganan dan antisipasi penularan wabah penyakit Hoq Colera yang menyerang ternak Babi milik warga mayarakat Simalungun. Ir Posman Lumbantobing mengatakan untuk penyakit dimaksud dijelaskan bahwa Hoq Colera tidak berbahaya untuk dikonsumsi bila dimasaknya dengan baik dan benar. ucapnya
Selain itu juga Penyakit Hoq Colera pun dapat diantisipasi penyebaranya yakni jika ada salah satu ternak terkena penyakit Hoq Colera segera dipisahkan dengan ternak lainnya yang masih sehat, namun apa bila ternak tersebut mati segera ditanam dengan kedalam satu meter paparnya.
Tak hanya itu pihak Dinas Hampang Kanter Simalungun telah melaksanakan sosialisasi dan himbauan disejumlah wilayah hukum Pemkab Simalungun terkait penanganan dan antisipasi nya pungkasnya. (Dani/RU)

