Notification

×

Iklan

Iklan

Berawal Dari Iseng, Pria asal Lampung Barat kembangkan Kerajinan Terbuat Dari Bambu

Rabu | 12/18/2019 WIB Last Updated 2019-12-18T09:24:32Z
Kaur, Bengkulu - Berawal dari iseng membuat asbak rokok yang di ukir di potongan bambu, Dedi Pria asal lampung barat berdarah sunda ini mampu mengembangkan karyanya walaupun dengan alat seadanya.

Hal ini terbukti pada sepekan ini banyak pesanan yang diterima Dedi.
Kerajinan tangan yang berbahan sederhana ini,mampu memikat sepasang mata yang berkunjung di warung makan "Bang mun" terletak di daerah perkantoran padang kempas kabupaten kaur. Yang memang untuk sementara di pajang oleh dedi di warung makan tersebut.

Dedi mengatakan Bahwa lukisan yang kita ukir di bambu tersebut tegantung pesan konsumen. Untuk kedepan karya ini akan kita kembangkan melalui sumber daya alam yang ada di kaur untuk memperindah suatu lukisan.

"Sebelumnya berawal dari iseng kita membuat asbak rokok  untuk di pakai sendiri. Untuk bahan semuanya terbuat dari bambu, lalu ada teman yang pesan yaitu bang Mun untuk di pajang di warung makannya. Berawal dari situlah banyak pesanan yang datang.untuk jenis ukiran atau lukisan,itu kita sesuaikan apa yang di pesan sama konsumen dan insya allah kita penuhi semua. Untuk kedepan kita akan kombinasikan lukisan itu dengan memanfaatkan sumber daya alam yang ada. Untuk saat ini alhamdulillah sudah banyak yang pesan dengan bermacam-macam motif".Ujar dedi saat di wawancarai di warung Bang mun,padang kempas Rabo 18/12/2019.

Sementara Bang Mun pemilik warung tempat  Dedi memanjang karya tersebut, Beliau sangat mendukung kerajinan tangan karya Dedi, insya allah nantinya akan berdampak pada kabupaten kaur.


"Saya sangat mendukung karya saudara kita Dedi ini. Dan saya berharap kepada Dinas pariwisata kabupaten kaur agar bisa memberikan Bantuan dalam pengembangan karya anak bangsa yang ada di kabupaten kaur ini. Sekarang dengan alat seadanya di mampu membuat sebuah karya yang menurut saya ini tidak mudah. Ini nantikan bisa jadi cindera mata dengan menerapkan lukisan icon kaur di bambu itu. Di situ kita bisa promosikan pariwisata kaur lewat kerajinan bambu tersebut" ungkap bang Mun  penuh harap.red
×
NewsKPK.com Update