Notification

×

Iklan

Iklan

Anggota DPRD Rote Ndao " Demo Besar Besaran Jika Pohon Mahoni Di Tebang

Selasa | 12/17/2019 WIB Last Updated 2019-12-17T07:49:04Z
ROTE NDAO - Rapat Gabungan Komisi Laporan hasil pembahasan Komisi Komisi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Rote Ndao,terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Rote Ndao,Tahun Anggaran 2020 berlangsung alot di ruang sidang utama DPRD Kabupaten Rote Ndao pada 16/12/2019

Rapat di Pimpin oleh Wakil Ketua DPRD Rote Ndao,Yosia Adri Lau,SE di warnai aksi Protes oleh para Anggota DPRD Rote Ndao terkait usulan penataan kota baa Pelebaran jalan lingkar dalam kota yang di nilai sejumlah Anggota DPRD tidak berdasarkan hasil kajian yang matang.

Protes keras datang dari salah satunya Anggota DPRD Asal Partai PPP,Helmy Josepha Tolla,dikatakan Helmy Senjata apalagi yang akan di mainkan oleh Pemerintah,sebab ini adalah sebuah argumentasi yang tidak bisa di pakai ,jika Pemda ingin Membangun Jalan Hotmix di seputaran Lapangan Bola Kaki baa,maka di persilahkan tetapi jangan sampai Pohon mahoni yang sudah tumbuh ratusan tahun dan ada nilai histori sejarahnya di tebang,jika hal itu terjadi maka saya ingatkan jangan coba coba Pak kadis" nanti akan ada demo besar besaran tegas Helmy.

Helmy juga meminta pihak Pemda agar melihatnya jangan cuma dengan mata namun mengunakan hati serta naluri kemanusian,"opa oma kami kuku mereka di cabut" oleh penjajah belanda kala itu hanya untuk menjaga pohon pohon mahoni itu,lantas dengan gampangnya kita akan menebang induk pohon mahoni itu maka akan ada masalah besar,sebaiknya kumpulkan para warga dari tiga kelurahan yaitu,metina,namodale,dan mokdale kemudian di tanya apakah mereka setuju menebang ataukah bapak bapak yang di tebang" ungkap helmi dengan nada marah

Lebih lanjut kata helmy Kami tidak menghalau jika kota baa di tata,tetapi jangan sampai mengorbankan induk pohon mahoni,cukup penataan pada ranting ranting agar lebih tertata rapi "jangan dalil pelebaran jalan kemudian pohon mahoni di korbankan pinta Helmi


Sementara itu Anggota DPRD Kabupaten Rote Ndao,Asal.Partai PDIP Deny Mooy,mengatakan terkait pelebaran jalan kota baa, tentunya jika dengan melihat kebutuhan kota maka tentunya kita sepakat,karena itu merupakan jantung ibukota Kabupaten,tetapi kita tentunya tidak boleh mengabaikan kajian kajian tentang Lingkungan,dan ini bukan hal yang baru,tahun lalu juga kami telah menyampaikan beberapa catatan kepada dinas teknis OPD dalam hal ini Perkim agar,
harus di konsepkan dalam ruang terbuka hijau.

Mengapa ?karena saat ini zonazi penataan kota baa kita jangan mengabaikan untuk ruang terbuka hijau sebagai jantung kota baa,dan salah satunya yang kita konsepkan adalah ruang terbuka hijau,dan rencana detail penataan kota baa juga telah disusun ,untuk itu zoning zoning area kita perlu perhatikan,tetapi sangat di sayangkan entah bagaimana desigennya malah di bangun gedung,akibatnya tatapan seputaran lapangan bola kaki,kota baa justru semakin tidak menarik dan tidak elok lagi"Kami sepakat mempercantik kota baa,tetapi bukan harus menebang pohon pohon mahoni itu sebab kajiannya bukan hanya sengan PU saja namun dengan Kehutanan dan lain lain untuk itu dana yang sudah di anggarkan kami fokuskan pada pembangunan kebutuhan masyarakat "sambil menunggu kajian kajian yang lengkap sebab ruang terbuka hijau hanya asa saat ini di seputaran lapangan bola kaki baa ungkapnya.(AL)

×
NewsKPK.com Update