Kaur, Bengkulu - Oknum wartawan salah satu media cetak mingguan Lensa Pesisir Asdianto Melaporkan Kepala Desa Pinang Jawa 1,Kecamatan kinal, kabupaten Kaur atas nama Harlianto kepada satrekrim Pidana umum Polres Kaur,sekira pukul 14:23. Rabo 13/11/2019.
Asdianto (wartawan lensa pesisir) Melaporkan kepala desa pinang jawa 1 Harlianto atas dugaan kekerasan terhadapnya "Asdianto". Kejadian ini di alami Asdianto pada 24 agustus 2019 yang lalu.
Adapun kornologi kejadian yang di petik dari surat Laporan PT lensa Intermedia Group (lensa pesisir)
No : /PT. LIG/Kb.K/XI/2019.
Saat itu Asdianto wartawan lensa pesisir menulis Berita di media cetak lensa pessisir dengan judul "Pembukaan Badan Jalan Sentral Produksi Desa Pinang Jawa 1 Digelembungkan".
Selanjutnya berita diterbitkan pada edisi XXII/THN III/3-16 Juli 2019 di koran lensa pesisir.
Akibat pemberitaan tersebut kepala desa pinang jawa 1 Harlianto Merasa nama baiknya tercoreng,Sehungga beliau melakukan koordinasi kepada kabid PMDK Dinas PMD kaur Doni Rasfino ST Untuk melakukan tuntutan Balik atas berita yang di tulisnya Dan pertemuan ini di ketahui oleh pihak Rekan-rekan LSM dan Wartawan.
Selanjutnya Henri Toni dari LSM Win 88 meminta Asdianto untuk menghadap kabid PMDK dinas PMD kaur Doni Rasfino ST. Dan kabid PMDK tersebut membenarkan Bahwa memang ada rencana untuk melakukan tuntutan balik terkait pemberitaan di muat di media lensa pesisir.
Dilain waktu saudara Sidir dari desa sekunyit yang meminta saudara Asdianto untuk menemui kepala desa pinang jawa 1 Halianto yang sebelumya dikira untuk melakukan klarifikasi tentang pemberitaan yang di muat di lensa pesisir.
Kemudian atas permintaan rekannya tersebut Asdianto menemui kepala desa pinang jawa 1 Harlianto yang di temani oleh saudara Sidir.
Tapi sayang di luar dugaan saat saudara Asdianto wartawan lensa pesisir tersebut berniat baik untuk menyalami,tiba-tiba Kades pinang jawa 1 Harlianto Menjambak rambut Dan menarik kerah baju saudara Asdianto sqmbil berkata " ini yang namanya Asdianto, ayo kalau mau mati".
Saat di konfiramasi Kasat Reskrim polres kaur Ahmad Khairuman melalui aggota reskrim pidana umum (pidum) Dion.
Membenarkan adanya laporan salah satu oknum wartawan lensa pesisir Asdianto.
"ya memang benar adanya laporan saudara Asdianto atas dugaan tidak kekerasan terhadapnya. Kita akan dalami kasusini mengingat kejadiannya sudah lama. Namun kita akan tetap memanggil kepada yang terlapor kepala desa pinang jawa 1.untuk sekarang laporan ini baru sebatas dugaan". (SUMANTRI.)
Asdianto (wartawan lensa pesisir) Melaporkan kepala desa pinang jawa 1 Harlianto atas dugaan kekerasan terhadapnya "Asdianto". Kejadian ini di alami Asdianto pada 24 agustus 2019 yang lalu.
Adapun kornologi kejadian yang di petik dari surat Laporan PT lensa Intermedia Group (lensa pesisir)
No : /PT. LIG/Kb.K/XI/2019.
Saat itu Asdianto wartawan lensa pesisir menulis Berita di media cetak lensa pessisir dengan judul "Pembukaan Badan Jalan Sentral Produksi Desa Pinang Jawa 1 Digelembungkan".
Selanjutnya berita diterbitkan pada edisi XXII/THN III/3-16 Juli 2019 di koran lensa pesisir.
Akibat pemberitaan tersebut kepala desa pinang jawa 1 Harlianto Merasa nama baiknya tercoreng,Sehungga beliau melakukan koordinasi kepada kabid PMDK Dinas PMD kaur Doni Rasfino ST Untuk melakukan tuntutan Balik atas berita yang di tulisnya Dan pertemuan ini di ketahui oleh pihak Rekan-rekan LSM dan Wartawan.
Selanjutnya Henri Toni dari LSM Win 88 meminta Asdianto untuk menghadap kabid PMDK dinas PMD kaur Doni Rasfino ST. Dan kabid PMDK tersebut membenarkan Bahwa memang ada rencana untuk melakukan tuntutan balik terkait pemberitaan di muat di media lensa pesisir.
Dilain waktu saudara Sidir dari desa sekunyit yang meminta saudara Asdianto untuk menemui kepala desa pinang jawa 1 Halianto yang sebelumya dikira untuk melakukan klarifikasi tentang pemberitaan yang di muat di lensa pesisir.
Kemudian atas permintaan rekannya tersebut Asdianto menemui kepala desa pinang jawa 1 Harlianto yang di temani oleh saudara Sidir.
Tapi sayang di luar dugaan saat saudara Asdianto wartawan lensa pesisir tersebut berniat baik untuk menyalami,tiba-tiba Kades pinang jawa 1 Harlianto Menjambak rambut Dan menarik kerah baju saudara Asdianto sqmbil berkata " ini yang namanya Asdianto, ayo kalau mau mati".
Saat di konfiramasi Kasat Reskrim polres kaur Ahmad Khairuman melalui aggota reskrim pidana umum (pidum) Dion.
Membenarkan adanya laporan salah satu oknum wartawan lensa pesisir Asdianto.
"ya memang benar adanya laporan saudara Asdianto atas dugaan tidak kekerasan terhadapnya. Kita akan dalami kasusini mengingat kejadiannya sudah lama. Namun kita akan tetap memanggil kepada yang terlapor kepala desa pinang jawa 1.untuk sekarang laporan ini baru sebatas dugaan". (SUMANTRI.)

