Gubernur Jabar Ridwan Kamil akan menggratiskan SPP atau IBPD SMA sederjat

Gubernur Jabar Ridwan Kamil akan menggratiskan SPP atau IBPD SMA sederjat

Kamis, 28 November 2019, 02.47
Bandung - Sekolah adalah tempat menimba ilmu,  dimana kita bisa menulis membaca sampai kejenjang akhir pendidikan untuk mendapatkan gelar atau  Surat Tanda Tamat Belajar, (STTB) 28/11.

"Semua itu karena adanya pendidikan yang kita dapatkan dari sekolah, tapi sangat lah terbengkalai bilamana sekolah tersebut harus menguras  kantung  para wali siswa,  kalau sekolah tersebut di kenai biaya SPP yang tidak bisa di jangkau oleh  wali siswa yang tidak mampu, tetapi dengan adanya  program Riduan Kamil untuk tahun ajaran baru  2020 juli nanti,   gubernur jawa barat akan mengratiskan 12 tahun dimana yang sebelumya hanya 9 tahun, yaitu SD-SMP.


 "Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memastikan biaya SPP atau iuran bulanan peserta didik (IBPD) untuk SMA sederajat dibebaskan tahun depan. Anggaran Rp 1,4 triliun disiapkan untuk merealisasi kebijakan tersebut.

"Rencana Anggaran Pendapatan   dan Belanja Daerah.(RAPBD), sudah diketok palu, tinggal dievaluasi Kemendagri. Berita besarnya, alhamdulillah bisa dimulai SPP gratis untuk SMA sederajat," kata RidwanKamil,  kepada wartawan di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Kamis (28/11/2019).

Ia menegaskan bantuan untuk siswa ini tidak hanya berlaku untuk SMA sederajat negeri. Bantuan ini juga berlaku untuk siswa yang tak lolos PPDB, yang difasilitasi menuntut ilmu di sekolah swasta.


"Untuk siswa tidak mampu dan tidak lolos PPDB, ada bantuan juga buat mereka, bisa terbantu di sekolah swasta. Untuk MA bantuannya sama, tapi disalurkan lewat Kemenag," ucap dia.


"Ridwan Kamil menuturkan kebijakan SPP gratis ini akan direalisasi mulai tahun ajaran baru Juli 2020. Setiap tahun dialokasikan anggaran sekitar Rp 1,4 triliun.

Menurutnya, anggaran ini berasal dari penghematan sejumlah pos anggaran, di antaranya Bansos/hibah hingga perjalanan dinas.

"Ini kan hasil menghemat hibah Bansos. Dulu hibah Bansos banyak sekali, sekarang kita cukupkan, efisienkan, sehingga bisa menemukan ruang Rp 1,4 triliun per tahun untuk menggratiskan SPP," tutur dia.


"Semua (pos) diefisienkan, yang paling besar mengencangkan ikat pinggang di hibah Bansos. SPJ perjalanan dinas sampai Rp 150 miliar kita kurangi untuk PNS, supaya keberpihakan layanan dasar di Jabar bisa hadir," ujar Ridwan Kamil,di gedung sate jln di Ponegoro Kota Bandung.

 (Rudi wanto. s)

TerPopuler