LAMPUNG - Setelah molor beberapa jam pelaksanaan Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mesuji, kemarin (21/10/2019) Dalam Rangka Penyampaian Nama-Nama Alat Kelengkapan DPRD setempat, masa jabatan 2019 - 2024, pada rapat tersebut dihujani Intrupsi oleh sejumlah Anggota DPRD sehingga harus di Skorsing.
Usai diskorsing selama 10 menit, rapat paripurna dilanjukkan kembali dengan pembacaan Penyampaian Nama- Nama Alat Kelengkapan DPRD yang dilakukan oleh Pimpinan Rapat, Ketua DPRD Hj. Elfianah.
Lagi-lagi rapat paripurna tersebut belum dapat diselesaikan, hingga ditutup dengan ketuk palu "Rapat Diskor", meski demikian, hujan Intrupsi terus bergulir sampai Azhan Ashar Berkumandang.
Terpisah, Parjuki, anggota DPRD dari Partai Golkar mengatakan, pembacaan AKD yang disampaikan oleh pimpinan Rapat dinilai tidak sesuai dengan yang sudah disepakati.
" Kita melihat sepertinya ada permainan penyusunan nama-nama AKD, seharusnya rapat ini tidak kembali membahas, rapat ini cuman tinggal membacakan nama AKD yang sudah disepakati, " Paparnya.
Sementara Wakil Ketua II DPRD H.Bob Nasution, ketika dijumpai diruang kerjanya ( 22/10/2019) mengatakan, yang menjadi perbincangan alot pada rapat kemarin itu, kata dia, hanya miss comunikasi, sebab, masing anggota berpandangan lain.
" Hanya miss comunikasi saja, yang satu merasa benar, yang lain juga benar, itu saya lihat memang masing-masing belum dapat memahami, tapi setelah diberi pemahaman, Alhamdulillah dapat dimengerti, " Tegasnya.
Herman.s
Usai diskorsing selama 10 menit, rapat paripurna dilanjukkan kembali dengan pembacaan Penyampaian Nama- Nama Alat Kelengkapan DPRD yang dilakukan oleh Pimpinan Rapat, Ketua DPRD Hj. Elfianah.
Lagi-lagi rapat paripurna tersebut belum dapat diselesaikan, hingga ditutup dengan ketuk palu "Rapat Diskor", meski demikian, hujan Intrupsi terus bergulir sampai Azhan Ashar Berkumandang.
Terpisah, Parjuki, anggota DPRD dari Partai Golkar mengatakan, pembacaan AKD yang disampaikan oleh pimpinan Rapat dinilai tidak sesuai dengan yang sudah disepakati.
" Kita melihat sepertinya ada permainan penyusunan nama-nama AKD, seharusnya rapat ini tidak kembali membahas, rapat ini cuman tinggal membacakan nama AKD yang sudah disepakati, " Paparnya.
Sementara Wakil Ketua II DPRD H.Bob Nasution, ketika dijumpai diruang kerjanya ( 22/10/2019) mengatakan, yang menjadi perbincangan alot pada rapat kemarin itu, kata dia, hanya miss comunikasi, sebab, masing anggota berpandangan lain.
" Hanya miss comunikasi saja, yang satu merasa benar, yang lain juga benar, itu saya lihat memang masing-masing belum dapat memahami, tapi setelah diberi pemahaman, Alhamdulillah dapat dimengerti, " Tegasnya.
Herman.s

