Notification

×

Iklan

Iklan

Pemenang Hasil Penjaringan Bendahara Nagori Gajing Jaya, Di Sinyalir "Pesanan" Camat

Sabtu | 9/28/2019 WIB Last Updated 2019-09-28T06:10:22Z
Simalungun-Sumut. Ada yang janggal dalam Penjaringan calon bendahara Nagori di Nagori/Desa Gajing Jaya, Kecamatan Gunung Maligas, Kabupaten Simalungun. Pasalnya, dari beberapa syarat yang di ajukan/di tuliskan tidak sesuai dengan kenyataan yang ada.

Menurut salah seorang warga yang menjadi nara sumber, dan tidak ingin namanya di tulis Sabtu 28/9/2019, mengaku bahwa syarat pemilihan atau Penjaringan yang di keluarkan pangulu Nagori Gajing Jaya Adam Damanik, tidak sesuai dengan fakta di lapangan.

Salah satu yang menjadi Kejanggalan ya adalah, bahwa si pemenang sebagai Bendahara yang bernama Susi, adalah bukan warga Nagori Gajing Jaya, Usia yang sudah melebihi syarat batas yang di tentukan, tidak bertugas di tempat/Nagori lain. Hal ini di sinyalir telah melanggar Permendagri no 83 Tahun 2015 Tentang Pengangkatan Dan Pemberhentian Perangkat Desa.

Terkait hal tersebut, beberapa tokoh masyarakat merasa tidak setuju atas menangnya Susi sebagai Bendahara. Ada 5 yang mencalon bendahara di gajing jaya, semuanya itu di seleksi dan ujian di kantor pangulu.

"Sebagai pangulu gajing jaya tidak tegas untuk mengangkat bendahara baru yang bernama Susi, sementara yg oknum bernial Susi sendiri sudah bekerja di Kantor Nagori Tumorang dan menjabat sebagai bendahara juga, ada apa dengan Susi?", ungkap warga dengan nada heran.

Sebelumnya pangulu yang baru, Adam Damanik sudah memiliki staf bendahara di nagori gajing jaya, namun sudah mengundurkan diri. Maka dari itu pangulu membuat pengumuan penjaringan untuk mengisi posisi bendahara.

Pangulu Gajing Jaya Adam Damanik saat di mintai tanggapannya mengatakan, "Saya hanya melaksanakan perintah pak camat bg. Itu semua camat yang menentukan dan SK nya juga dari camat" jelas pangulu gajing jaya ketika ketemu di sebuah warung pemancingan Pasir Putih, Nagori Gajing Jaya beberapa waktu lalu.

Tidak sampai di situ, para calon bendahara yang pernah ikut dalam seleksi/Penjaringan pun merasa menyesal. "kalau tau si susi yang menang kami ngak mau ikut. Untuk apa surat edaran di buat? Kalau ternyata sepertinya sudah di tentukan oleh camat. Kami tidak senang kalau dia yang maju", ungkap salah satu peserta calon  yang ikut.

Terpilihnya/dimenangkan Susi dalam pemilihan tersebut di sinyalir "Pesanan" dari Camat Gunung Maligas, J. L Saragih. (Tim)
×
NewsKPK.com Update