Kab.Meranti - Kementrian Perhubungan Direktorat Jendral Perhubungan Darat. Balai pengelola transportasi darat wilayah (IV) Propinsi Riau dan Propinsi kepulauan Riau. Menganggarkan pembangunan darmaga peyeberangan untuk kelancaran transportasi masyarakat Kab. Meranti khusus nya masyarakat pulau Rangsang ,yang beralamat di pecah buyung,Desa Bantar Kec.Rangsang Barat kab. Meranti Propinsi Riau.
Pengerjaan pembangunan Dermaga penyeberangan tahap ke (v) ini menelan anggaran Rp.14.982.000.000,yang bersumber dari dana APBN tahun 2018. Di nilai tak berkualitas.
Menurut keterangan Yugo sebagai Panitia pelaksana teknis kegiatan (PPTK) ke media rabu 18/9/2019 di ruang kerja nya,bahwa kami hanya melaksanakan pekerjaan sesuai dengan spek/gambar yang telah di buat oleh Konsultan perencana, dan apa bila ada dugaan kelemahan dalam pembuatan gambar maka itu tanggung jawab konsultan perencana ucap yugo.
Dugaan kelemahan konsultan pembuatan gambar/spek bangunan yaitu pemasangan keramik lantai bangunan dermaga tidak di cor lantai dasar dulu, keramik lansung di pasang di atas tanah timbunan dalam bangunan tersebut, apakah tidak mengkaji terlebih dahulu kondisi tanah di pinggir laut labil dan mudah amblas dan di kategorikan tanah daerah kepulauan likuipaksi sangat lunak sekali,dalam hal ini pihak kementrian perhubungan yugo membenarkan.
Menurut keterangan Yugo sebagai pptk dalam pembangunan dermaga penyeberangan ini menjelaskan bahwa pembuatan dermaga ini ada tahapan, tahap 1 sampai tahap ke 5,sementara tahapan 1 sampai 4 tak bisa menjelaskan anggaran nya sebab orang sebelum dia yang bertanggung jawab jelas nya.
Disisi lain media sebelum nya pernah minta tanggapan fisik ke wakil bupati meranti Said Hasyim tentang pembangunan dermaga peyeberangan tahap (v) ini yang berlokasi di pecah buyung kec.rangsang barat yang di duga pengerjaan nya kurang efektif dan berkualitas sehingga berdampak tidak memuaskan sehingga mengecewakan masyarakat,dia tidak bisa memberi tanggapan karna pembangunan itu bersumber dana APBN bukan APBD jadi segala sesuatu tentang bangunan itu tanggung jawab orang Pusat/kementrian perhubungan Balai pengelola transportasi darat wilayah (IV) silahkan konfirmasi ke sana ucap wabup meranti.
Pembuatan dermaga penyeberangan ini di kerja kan oleh PT.Hari Jadi sukses dan di awasi oleh konsultan pengawas.PT.Marga Nusantara Persada, salah seorang anggota LSM-LPPN RI Arpan menjelas kan ke media bahwa pengerjaan Dermaga penyeberangan di kec.Rangsang barat ini sangat mengecewakan hasil nya karna tidak mengedepankan kwalitas perlu di pertanyakan antara konsultan perencan tentang pembutan gambar/spek nya,juga perlu di pertanyakan sebagai penanggung jawab kegitan /penitia pelaksana teknis kegiatan (pptk) dan pelaksana pembuat komitmen perlu di usut tuntas supaya pembangunan dermaga ini siapa yang bertanggung jawab, agar satu sama lain tidak saling menyalahkan,,,red
Wrdls
Pengerjaan pembangunan Dermaga penyeberangan tahap ke (v) ini menelan anggaran Rp.14.982.000.000,yang bersumber dari dana APBN tahun 2018. Di nilai tak berkualitas.
Menurut keterangan Yugo sebagai Panitia pelaksana teknis kegiatan (PPTK) ke media rabu 18/9/2019 di ruang kerja nya,bahwa kami hanya melaksanakan pekerjaan sesuai dengan spek/gambar yang telah di buat oleh Konsultan perencana, dan apa bila ada dugaan kelemahan dalam pembuatan gambar maka itu tanggung jawab konsultan perencana ucap yugo.
Dugaan kelemahan konsultan pembuatan gambar/spek bangunan yaitu pemasangan keramik lantai bangunan dermaga tidak di cor lantai dasar dulu, keramik lansung di pasang di atas tanah timbunan dalam bangunan tersebut, apakah tidak mengkaji terlebih dahulu kondisi tanah di pinggir laut labil dan mudah amblas dan di kategorikan tanah daerah kepulauan likuipaksi sangat lunak sekali,dalam hal ini pihak kementrian perhubungan yugo membenarkan.
Menurut keterangan Yugo sebagai pptk dalam pembangunan dermaga penyeberangan ini menjelaskan bahwa pembuatan dermaga ini ada tahapan, tahap 1 sampai tahap ke 5,sementara tahapan 1 sampai 4 tak bisa menjelaskan anggaran nya sebab orang sebelum dia yang bertanggung jawab jelas nya.
Disisi lain media sebelum nya pernah minta tanggapan fisik ke wakil bupati meranti Said Hasyim tentang pembangunan dermaga peyeberangan tahap (v) ini yang berlokasi di pecah buyung kec.rangsang barat yang di duga pengerjaan nya kurang efektif dan berkualitas sehingga berdampak tidak memuaskan sehingga mengecewakan masyarakat,dia tidak bisa memberi tanggapan karna pembangunan itu bersumber dana APBN bukan APBD jadi segala sesuatu tentang bangunan itu tanggung jawab orang Pusat/kementrian perhubungan Balai pengelola transportasi darat wilayah (IV) silahkan konfirmasi ke sana ucap wabup meranti.
Pembuatan dermaga penyeberangan ini di kerja kan oleh PT.Hari Jadi sukses dan di awasi oleh konsultan pengawas.PT.Marga Nusantara Persada, salah seorang anggota LSM-LPPN RI Arpan menjelas kan ke media bahwa pengerjaan Dermaga penyeberangan di kec.Rangsang barat ini sangat mengecewakan hasil nya karna tidak mengedepankan kwalitas perlu di pertanyakan antara konsultan perencan tentang pembutan gambar/spek nya,juga perlu di pertanyakan sebagai penanggung jawab kegitan /penitia pelaksana teknis kegiatan (pptk) dan pelaksana pembuat komitmen perlu di usut tuntas supaya pembangunan dermaga ini siapa yang bertanggung jawab, agar satu sama lain tidak saling menyalahkan,,,red
Wrdls

