Simalungun-Sumut. Menindak lanjuti terkait kegiatan yang telah di laksanakan oleh bidang Pencegahan Dan Pengendalian Penyakit (P2P) tentang imunisasi pencegahan dan pengendalian penyakit Menular dan tidak menular di beberapa Puskesmas di Kabupaten Simalungun, beberapa waktu lalu
dr Rudi Pangaribuan saat ditemui reporter diruang kerjanya menuturkan, "Tiga seksi program unggulan yakni, Seksi Imunisasi dan surpelens, Seksi Pencegahan Penyakit menular serta Seksi Pencegahan dan pengendalian Penyakit tidak menular dan kesehatan Jiwa, sudah terlaksana beberapa waktu yang lalu, dan hingga kini masih terus berjalan. Karena 3 seksi program ini merupakan program unggulannya P2P", jelas dia.
Pihaknya akan terus melaksanakan kesemua kegiatan imunisasi. Pencegahan dan pengendalian penyakit Menular seperti Hiv, TBC, KUSTA, Malaria Diare, Ispa, Rabies, dan kecacingan, serta sejumlah penyakit yang potensial dengan batas kejadia luar biasa.
Sementara terkait penyakit Kesehatan Jiwa dan penyakit tidak menular diantaranya Hepertensi dibetes militus dan mata katarak serta kangker, Kabid P2P menyebutkan mengenai program dimaksud sudah dilaksanakan disetiap puskesmas.
"Kami sebagai pembuat analisis kebijakan monitoring dan evaluasi", pungkasnya. (Dani)
dr Rudi Pangaribuan saat ditemui reporter diruang kerjanya menuturkan, "Tiga seksi program unggulan yakni, Seksi Imunisasi dan surpelens, Seksi Pencegahan Penyakit menular serta Seksi Pencegahan dan pengendalian Penyakit tidak menular dan kesehatan Jiwa, sudah terlaksana beberapa waktu yang lalu, dan hingga kini masih terus berjalan. Karena 3 seksi program ini merupakan program unggulannya P2P", jelas dia.
Pihaknya akan terus melaksanakan kesemua kegiatan imunisasi. Pencegahan dan pengendalian penyakit Menular seperti Hiv, TBC, KUSTA, Malaria Diare, Ispa, Rabies, dan kecacingan, serta sejumlah penyakit yang potensial dengan batas kejadia luar biasa.
Sementara terkait penyakit Kesehatan Jiwa dan penyakit tidak menular diantaranya Hepertensi dibetes militus dan mata katarak serta kangker, Kabid P2P menyebutkan mengenai program dimaksud sudah dilaksanakan disetiap puskesmas.
"Kami sebagai pembuat analisis kebijakan monitoring dan evaluasi", pungkasnya. (Dani)

