Meulaboh - Sampah yang memenuhi selokan di Jalan ujong baroh johan pahlawan,aceh barat dinilai mengganggu warga yang beraktivitas di sekitar sana.
Sejumlah warga yang ditemui kpknews.com pada Sabtu (3/8/2019) menuturkan, selokan tersebut kerap menimbulkan bau tak sedap apalagi bila baru turun hujan.
"Kalau hujan itu bau, banyak nyamuk dari situ. Ya namanya pencemaran ya mengganggu banget buat kita," kata Iwan, seorang juru parkir di sekitar lokasi.
Iwan menuturkan, selokan yang dipenuhi sampah-sampah yang menggumpal dan telah berwarna hijau lumut itu dinilainya mengganggu kenyamanan dan pemandangan.
Saya juga suka benci ngeliatnya tuh, jorok banget kan daun-daun sama plastik-plastik gitu isinya. Sampai warnanya jadi belrumut gitu," katanya.
Tiran, seorang warga yang berjualan tak jauh dari lokasi tumpukan sampah juga mengeluhkan hal serupa. Ia pun hanya bisa menyerahkan pembersihan selokan itu kepada dinas kebersihan atau dinas yang berwenang di kabupaten aceh barat ini bang.
"Ya kita terganggu lah lihat sungai kotor kayak begitu, jorok banget kan? Tapi kita mah ikut aja kalau dibersihin ya bagus, kalau enggak ya mau gimana, tapi jelas terganggu," katanya.
Tiran menambahkan, volume sampah di saluran air tersebut meningkat apabila hujan turun.
"Apalagi kalau hujan, kan banjirnya semuanya pada kebawa, ya sandal-sandal namanya banjir kan apa saja ada," kata Tiran.
Baik Tiran dan Iwan pun meminta agar warga dapat menjaga kebersihan dan tidak buang sampah sembarangan.
Mereka mengatakan, kurang nya kesadaran warga di sekitarnya yang buang sampah sembarangan ke sungai.
Laporan (TIM FH01)
Sejumlah warga yang ditemui kpknews.com pada Sabtu (3/8/2019) menuturkan, selokan tersebut kerap menimbulkan bau tak sedap apalagi bila baru turun hujan.
"Kalau hujan itu bau, banyak nyamuk dari situ. Ya namanya pencemaran ya mengganggu banget buat kita," kata Iwan, seorang juru parkir di sekitar lokasi.
Iwan menuturkan, selokan yang dipenuhi sampah-sampah yang menggumpal dan telah berwarna hijau lumut itu dinilainya mengganggu kenyamanan dan pemandangan.
Saya juga suka benci ngeliatnya tuh, jorok banget kan daun-daun sama plastik-plastik gitu isinya. Sampai warnanya jadi belrumut gitu," katanya.
Tiran, seorang warga yang berjualan tak jauh dari lokasi tumpukan sampah juga mengeluhkan hal serupa. Ia pun hanya bisa menyerahkan pembersihan selokan itu kepada dinas kebersihan atau dinas yang berwenang di kabupaten aceh barat ini bang.
"Ya kita terganggu lah lihat sungai kotor kayak begitu, jorok banget kan? Tapi kita mah ikut aja kalau dibersihin ya bagus, kalau enggak ya mau gimana, tapi jelas terganggu," katanya.
Tiran menambahkan, volume sampah di saluran air tersebut meningkat apabila hujan turun.
"Apalagi kalau hujan, kan banjirnya semuanya pada kebawa, ya sandal-sandal namanya banjir kan apa saja ada," kata Tiran.
Baik Tiran dan Iwan pun meminta agar warga dapat menjaga kebersihan dan tidak buang sampah sembarangan.
Mereka mengatakan, kurang nya kesadaran warga di sekitarnya yang buang sampah sembarangan ke sungai.
Laporan (TIM FH01)

