Simalungun Sumut -Keluarga Besar Putra-Putri Polri ( KBP3) Resor Simalungun menggelar kegiatan sosialisasi penyuluhan bahaya penyalahgunaan narkoba di Kompleks Perkantoran PT Industri Nabati Lestari (PT. INL) di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei Kecamatan Bosar Maligas Kabaupaten Simalungun, Kamis (8/8).
Hadir pada acara tersebut,Ketua KBPP Simalungun dr Henry Jimmy Gultom , AKP Ir Jagani Sijabat , serta Pengurus dan KBP3 Resor Simalungun dan Ketua Sektor Perdagangan Pinantoan.
Pada sambutannya Ketua KBP3 Resor Simalungun mengucapkan terima kasih kepada Dewan Direksi PT. INL, atas kepercayaan kepada KBP3 Resor Simalungun sebagai fasilitator kegiatan penyuluhan bahaya penyalahgunaan narkoba dan psykotropika kepada karyawan /karyawati PT. INL,"berdasarkan Instruksi Presiden No.6 Tahun 2018 tentang Upaya Pencegahan dan Penyalahugunaan Narkoba dan Psikotropika harus didukung oleh semua pihak dan elemen masyarakat termasuk Ormas, Pemerintah maupun pihak Swasta , dimana KBP3 Resor Simalungun berusaha membangun kemitraan yang bersinergitas.
Hal senada di ucapkan Raja Marthin V Girsang selaku Manager PT.INL,dirinya sangat mengapreasiasi kegiatan yang digagas oleh KBP3 Resor Simalungun, dimana pihak perusahaan sepenuhnya mendukung kegiatan yang sangat positif.
"Karyawan yang bekerja di perusahaan PT. INL ini telah melakukan tes urine yang hasil semuanya negatif disamping itu, sosialisasi bahaya dan penanggulangan narkoba serta psikotropika ini memberikan wawasan dan ilmu,agar terhindar dari bahaya narkoba dan sehingga Perusahaan ini memiliki sumber daya manusia (SDM) yang dapat diunggulkan di masa depan
Selanjutnya Raja Marthin Girsang pun memaparkan asal mula keberadaan PT. INL yang memiliki 114 karyawan ,dari jumlah tersebut 68 % memperkerjakan penduduk lokal.
Tak mau ketinggalan dari yang lain Kapolek Bosar Maligas AKP Ir Jagani Sijabat juga sangat antusias memaparkan bahaya narkoba,dan menyarankan agar para karyawan lebih menguatkan iman sebagai senjata yang ampuh.(R-adi).
Hadir pada acara tersebut,Ketua KBPP Simalungun dr Henry Jimmy Gultom , AKP Ir Jagani Sijabat , serta Pengurus dan KBP3 Resor Simalungun dan Ketua Sektor Perdagangan Pinantoan.
Pada sambutannya Ketua KBP3 Resor Simalungun mengucapkan terima kasih kepada Dewan Direksi PT. INL, atas kepercayaan kepada KBP3 Resor Simalungun sebagai fasilitator kegiatan penyuluhan bahaya penyalahgunaan narkoba dan psykotropika kepada karyawan /karyawati PT. INL,"berdasarkan Instruksi Presiden No.6 Tahun 2018 tentang Upaya Pencegahan dan Penyalahugunaan Narkoba dan Psikotropika harus didukung oleh semua pihak dan elemen masyarakat termasuk Ormas, Pemerintah maupun pihak Swasta , dimana KBP3 Resor Simalungun berusaha membangun kemitraan yang bersinergitas.
Hal senada di ucapkan Raja Marthin V Girsang selaku Manager PT.INL,dirinya sangat mengapreasiasi kegiatan yang digagas oleh KBP3 Resor Simalungun, dimana pihak perusahaan sepenuhnya mendukung kegiatan yang sangat positif.
"Karyawan yang bekerja di perusahaan PT. INL ini telah melakukan tes urine yang hasil semuanya negatif disamping itu, sosialisasi bahaya dan penanggulangan narkoba serta psikotropika ini memberikan wawasan dan ilmu,agar terhindar dari bahaya narkoba dan sehingga Perusahaan ini memiliki sumber daya manusia (SDM) yang dapat diunggulkan di masa depan
Selanjutnya Raja Marthin Girsang pun memaparkan asal mula keberadaan PT. INL yang memiliki 114 karyawan ,dari jumlah tersebut 68 % memperkerjakan penduduk lokal.
Tak mau ketinggalan dari yang lain Kapolek Bosar Maligas AKP Ir Jagani Sijabat juga sangat antusias memaparkan bahaya narkoba,dan menyarankan agar para karyawan lebih menguatkan iman sebagai senjata yang ampuh.(R-adi).

