HEADLINE NEWS

Hukum Mati Koruptor

Hukum Mati Koruptor


Pulau Taliabu,newskpk.com -  Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel area Ternate, Maluku Utara, yang menelan anggaran sebesar 4 Milyar lebih, diduga Terbengkalai.

 Hal ini di sampaikan oleh Ketua Pinca Golkar Kecamatan Taliabu Timur Desa Samuya Yakni ," Asnawi, kepada newsKPK.com  Menegaskan bahwa Memintah dengan hormat kepada kontraktor yakni ," Givan , segera untuk melanjutkan pekerjaan   pembangunan PLTD Areal Ternate tersebut hingga diselesaikan  pekerjaannya.

Karena saat ini pekerjaan baru sekitar 45% , masi dalam terbengkalai dan sampai sekarang belum juga dilanjutkan, bahkan terkesan diterlantarkan, dan Menyangkut dengan Matrial berupa  Pasir, batu   dimasyarakat  dan Upah tukang dllnya belum terbayar sekitar Ratusan juta lebih. Ungkap ,Asnawi  jumat 7/7/19

Lanjut  Ketua pinca Golkar ,Pengerjaan yang bersumber dari anggaran APBN  satuan kerja area PT.PLN ( PERSRO ) wilayah Maluku dan Maluku Utara dianggap telah membuang-buang uang negara percuma. Pekerjaan di lapangan terlihat seperti 'Bangunan Antik' yang terabaikan.

 "Pada saat itu Kontraktor Menyampaikan Kepada  ketua Pinca Golkar bahwa dibulan Juli 2018  Pembangunan tersebut akan telah selesai dan dipastikan  akan diresmikan ,jadi Masyarakat pada umumnya desa samuya mendengar dengan omonganya kontrak itu akan dinyatakan PLN  pastikan Menyala di bulan juli 2018,
ternyata sampai sekarang bangunan belum diselesaikan juga , masi dalam terbengkalai
 Masyarakat Kecamatan Taliabu Timur dimintakan Kontraktor secepatnya datang untuk diselesaikan  dan Pihak PLN Wilayah Maluku dan Maluku utara Segra Memangil Pihak Kedua sebagai Kontraktor Untuk dilokasi pekerjaan proyek pembangunan PLTD berlokasi di Desa Samuya, Kecamatan Taliabu Timur, Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara", ucapnya Asnawi

 Pembangunan PLTD Samuya milik PT. PLN (Persero) Ternate. Pihaknya juga meminta agar POKJA ULP PLN Wilayah Maluku & Maluku Utara Areal Ternate di kerjakan Oleh  PT. SATU PUTRA MANDIRI  dengan nomor : 001/SKKI / MMU / REN.KIT / LISDES / TNT/2018/Ro, Tanggal 7 Maret 2018 lalu.

Berdasarkan Berita Acara tersebut, terbitlah Surat Kontrak Nomor : 700/DAN 02.01/TNT/2018  tanggal 7 Maret 2018, dengan total nilai kontrak Rp.4.051.023.000.00 (Empat Miliar Lima Puluh satu juta dua Puluh tiga Ribu Rupiah), dalam jangka waktu pelaksanaan pengerjaan 180 (Seratus Delapan Puluh) Hari Kalender.

"Dengan hal tersebut pembangunan dengan nilai anggaran yang tidak sedikit tersebut sangat di sayangkan jika terbengkalai begitu saja" tuturnya lagi.

Selain itu juga Ketua Pinca Golkar juga menyampaikan pihak PT. PLN (Persero) areal Ternate Provinsi Maluku & Maluku Utara segera diperintahkan  Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan pihak ketiga selaku kontraktor, mengingat lokasi lahan PLTD tersebut sudah dihibahkan kepada PT.PLN (Persero) wilayah Ternate,media juga konfirmasi ke pihak Ketiga Melalui Via Telpon  tetapi  tidak dihiraukannya ,Maka berita ini ditayangkan (Rajak)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *