Notification

×

Iklan

Iklan

Pelatih Silat Tendang Muridnya Saat Berlatih Sampai Mati

Jumat | 7/05/2019 WIB Last Updated 2019-07-05T13:26:24Z
Morowali - Penganiayaan seorang pelatih silat kepada seorang muridnya dari perguruan PSHT (Persaudaraan Setua Hati Terate) hingga meninggal dunia yang menggemparkan warga Bungku Barat Kab.Morowali tadi malam pukul 19.30 Wita telah diamankan petugas.Hal tersebut dibenarkan oleh Kapolres Morowali Utara AKBP Dadan Wahyudi S.H.S.I.K.M.Crim.

Kapolres menerangkan bahwa kejadian terjadi pada hari Rabu 3 Jukin2019 sekitar pukul 19.30 Wita. Dimana kejadiannya sendri terjadi
di Trans  Blok A Nomor 45 tepatnya dihalaman rumah Lk.PURWANTO di Desa Kec.Bungku Barat Kab.Morowali. Untuk pelaku berinisial MA Alias A, umur 19 tahun warga Kec.Bungku Barat Kab.Morowali. sedangkan Korban bernama  JAINUDIN,14 Thn,pelajar (Mts kelas II),Islam,Desa Umpanga Kec.Bungku Barat Kab.Morowali. Pelaku telah diamankan oleh Polsek Bungku Barat. Dan korban telah disemayamkan di rumah duka.


Adapun kronologis Kejadian bermula pada hari Rabu tanggal 03 Juli 2019 sekitar puk 19.30 wita, dilakukan kegiatan latihan Silat PSHT ( PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE) yang bertempat dihalaman rumah bapak MAS FUR diTrans Wosu,  kegiatan latihan tersebut diikuti oleh 10 (sepuluh) siswa.

Dan Sekitar pukul 20.00 wita Lk.MA datang ditempat latihan silat dan memimpin latihan tersebut, pada saat kegiatan latihan berlangsung Lk.MA langsung menanyakan kepada seluruh siswanya "De Tidak ada yang bawa jamu" siswa menjawab " tidak mas karena masalahnya Jamu ada sama saudara yang satu ".

Kemudian Lk.MA menjawab bahwa "De berarti kamu orang ini mengharap sama saudara satu itu yang tidak hadir " dan mengatakan kalau ada yang terjadi sama kalian jangan salahkan saya "
dan siswa kompak menjawab " Siap Mas".Dimana saat itu posisi seluruh siswa berbaris bersaf berdiri posisi kuda-kuda tengah.

Kemudian Lk.MA mulai menghukum semua siswa dengan cara menendang satu persatu dibagian perut sebanyak 1 (satu) kali hingga jatuh dan setelah selesai menghukum siswa kembali keposisi berdiri  sambil berdoa kecuali satu siswa An.Lk.JAINUDIN (korban) yang tidak bisa bangun lagi dan tidak sadarkan diri.

Kemudian Lk.MA bersama 2 (Dua) rekan pelatih lainnya yaitu Lk.FAJRIN dan Lk.PURWANTO menghampiri melihat Kondisi korban namun Karena korban masih tidak sadarkan diri sehingga Lk.MA bersama Lk.FAJRIN membawanya ke Puskesmas Wosu dengan menggunakan sepeda Motor dimana posisi korban berada dibagian tengah keduanya.

Setelah sampai di Puskesmas Wosu korban sempat ditangani oleh medis namun Korban tidak bisa tertolong dan dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis.

Mendengar kejadian tersebut personel Polsek Bungku Barat langsung mendatangi TKP dan melakukan olah TKP serta mengamankan pelaku Lk. MA alias A ke Mapolsek Bungku Barat serta memeriksa para saksi-saksi baik rekan pelatih dan siswa-siswa perguruan silat tersebut. Kasus tersebut kini ditangani oleh Unti Reskirim Polsek Bungku Barat dan berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Morowali Utara.

Polres Morowali Utara menghimbau kepada warga agar tetap tenang dan tidak terhasut oleh isu-isu yang berkembang yang dapat mengganggu stabilitas keamanan dan mempercayakan sepenuhnya kasus tersebut untuk ditangani oleh Kepolisian. Yohanes
×
NewsKPK.com Update