MUAROJAMBI- Usai mendengarkan pandangan umum beberapa Fraksi di ruang Paripurna DPRD Muaro Jambi pada Selasa, (30 Juli 2019) dengan tegas Bupati menyebutkan bahwa tahun 2020 pasar Sengeti akan di renovasi oleh dirinya selaku orang nomor satu di Muaro Jambi, sesuai janji politiknya saat kampanye mencalonkan diri menjadi Bupati Muaro Jambi sebelumnya.
“
Setelah mendengarkan pendapat atau pandangan dari beberapa perwakilan dari Fraksi mengenai beberapa poin tuntutan seperti diantaranya pembangunan atau renovasi pasar di Kelurahan Sengeti Kecamatan Sekernan, insyaallah tahun depan akan kita bangun melalui anggaran dana dari APBN dan APBD Muaro Jambi.
Kemudian dari Fraksi Golkar menyampaikan tuntutan namun Fraksi ini berharap dibangunkan gedung Olahraga yang hingga kini belum punya, hal itu nanti akan kita bangun", Urai Bupati dihadapan seluruh anggota dewan, Fraksi,SKPD dan OPD yang hadir.
Berdasarkan peraturan pasal 315 undang-undang Nomor. 35 tahun 2014 tentang pemerintah daerah, Pembahasan atas perubahan APBD Tahun 2019 ini akan secepatnya disampaikan kepada gubernur sebagai wakil penyampai aspirasi kita kepada pemerintah pusat dalam hal permohonan kucuran dana APBN dan untuk dapat di evaluasi kembali dengan lampiran RKPD perubahan yang telah disepakati bersama antara Pemda dan DPRD Muaro Jambi.
Lebih lanjut disampaikan oleh Bupati Masnah, "Melalui sidang paripurna ini, perlu saya sampaikan bahwa hampir setiap hari saya berhubungan dengan KPK melalui aplikasi Whatsapp (WA), dan Demi Allah saya tidak pernah ada kepentingan selama menjalankan tugas sebagai bupati bejalan 2 tahun.
Dan nanti jangan menyalahkan saya", tegasnya. Lanjutnya lagi, " saya juga tidak mau selalu diintervensi. Pada kesempatan kali ini saya berterimakasih kepada seluruh Fraksi yang telah mengkritik kinerja saya", Ucap bupati dengan nada yang tinggi. Ditambahkannya, Dari tahun ke tahun berjalan serapan anggaran memang sudah terjadi seperti ini, dan saya juga acap kali menggelar rapat musyawarah dengan SKPD.
"Seandainya terus saja kondisinya seperti ini, serapan anggaran tidak nampak terealisasi maka saya akan koordinasikan dengan KPK yang bisa saya hubungi, dan kedepannya setiap kali pembahasan akan saya rekomendasikan kepada KPK. Ancam bupati. Kemudian Mengenai tapal batas kita tetap fokus, apalagi masalah harga karet, harga Tanda Buah Sawit (TBS) yang saat ini diketahui menhalami penurunan harga jual daripada harga jual karet dan TBS sebelumnya", klaim Masnah. Rapat paripurna kali ini juga masih dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Muaro Jambi Hj. Salma Mahir.,SE, didampingi juga oleh wakil Ketua l Edison, Wakil Ketua II Amirudhin, Sekwan Dedi Susilo, Bupati Kabupaten Muaro Jambi Hj. Masnah Busyro, SE, forkompimda, Asisten Muaro Jambi, Kapolres Muaro Jambi yang mewakili, dan OPD serya SKPD yang ada di lingkup Pemda Muaro Jambi. (Rdn/ADV)
Setelah mendengarkan pendapat atau pandangan dari beberapa perwakilan dari Fraksi mengenai beberapa poin tuntutan seperti diantaranya pembangunan atau renovasi pasar di Kelurahan Sengeti Kecamatan Sekernan, insyaallah tahun depan akan kita bangun melalui anggaran dana dari APBN dan APBD Muaro Jambi.
Kemudian dari Fraksi Golkar menyampaikan tuntutan namun Fraksi ini berharap dibangunkan gedung Olahraga yang hingga kini belum punya, hal itu nanti akan kita bangun", Urai Bupati dihadapan seluruh anggota dewan, Fraksi,SKPD dan OPD yang hadir.
Berdasarkan peraturan pasal 315 undang-undang Nomor. 35 tahun 2014 tentang pemerintah daerah, Pembahasan atas perubahan APBD Tahun 2019 ini akan secepatnya disampaikan kepada gubernur sebagai wakil penyampai aspirasi kita kepada pemerintah pusat dalam hal permohonan kucuran dana APBN dan untuk dapat di evaluasi kembali dengan lampiran RKPD perubahan yang telah disepakati bersama antara Pemda dan DPRD Muaro Jambi.
Lebih lanjut disampaikan oleh Bupati Masnah, "Melalui sidang paripurna ini, perlu saya sampaikan bahwa hampir setiap hari saya berhubungan dengan KPK melalui aplikasi Whatsapp (WA), dan Demi Allah saya tidak pernah ada kepentingan selama menjalankan tugas sebagai bupati bejalan 2 tahun.
Dan nanti jangan menyalahkan saya", tegasnya. Lanjutnya lagi, " saya juga tidak mau selalu diintervensi. Pada kesempatan kali ini saya berterimakasih kepada seluruh Fraksi yang telah mengkritik kinerja saya", Ucap bupati dengan nada yang tinggi. Ditambahkannya, Dari tahun ke tahun berjalan serapan anggaran memang sudah terjadi seperti ini, dan saya juga acap kali menggelar rapat musyawarah dengan SKPD.
"Seandainya terus saja kondisinya seperti ini, serapan anggaran tidak nampak terealisasi maka saya akan koordinasikan dengan KPK yang bisa saya hubungi, dan kedepannya setiap kali pembahasan akan saya rekomendasikan kepada KPK. Ancam bupati. Kemudian Mengenai tapal batas kita tetap fokus, apalagi masalah harga karet, harga Tanda Buah Sawit (TBS) yang saat ini diketahui menhalami penurunan harga jual daripada harga jual karet dan TBS sebelumnya", klaim Masnah. Rapat paripurna kali ini juga masih dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Muaro Jambi Hj. Salma Mahir.,SE, didampingi juga oleh wakil Ketua l Edison, Wakil Ketua II Amirudhin, Sekwan Dedi Susilo, Bupati Kabupaten Muaro Jambi Hj. Masnah Busyro, SE, forkompimda, Asisten Muaro Jambi, Kapolres Muaro Jambi yang mewakili, dan OPD serya SKPD yang ada di lingkup Pemda Muaro Jambi. (Rdn/ADV)

