Notification

×

Iklan

Iklan

Ketum IFC Intan Ancam Demo ke Mabes Polri Kasus Dugaan Pungli Revitalisasi Pasar Jatiasih

Sabtu | 7/27/2019 WIB Last Updated 2019-07-26T23:00:13Z
JAKARTA – Kapolri jenderal Tito Karnavian mengancam akan memecat bawahannya yang lambat dalam memberantas pungutan liar (pungli).

"Saya akan lakukan reward dan punishment. Polda yang gak dapatkan apa-apa, Irwasdanya saya akan ganti. Di Mabes Polri banyak stok pamen (perwira menengah) yang berprestasi. Kita bisa ganti," ancam Tito.

Bahkan Tito akan memberhentikan tim yang tidak ada progres signifikan dalam tiga bulan pertama usai dikukuhkan.

Disamping itu Ketua Indonesia Fight Corruption
Intan Sari Geny meminta pihak Bareskim secepatnya bekerja menyelidiki Kasus dugaan pungli di pasar jatiasih Karena data yang kami Berikan sudah lengkap semua, tinggal di tindak Saja sesuai perintah Kapolri yang serius brantas pungli. Kita akan gas pool Trus kasus ini klo bisa kita akan persiapkan demo ke Mabes Polri ujarya..

Indonesia Fight Corruption melaporkan dugaan pungli ke Tipikor Bareskim beberapa minggu yang lalu dengan no Surat 0.473/5-SP- Mabes- Polri/IFC/ X sehingga Sampai Sekarang masih berjalan.


Perlu di ketahui dugaan pungli yang lakukan PT MSA  bermasalah pasalnya belum ada Perjanjikan Kerjasama yang di keluarkan DPRD Kota Bekasi. Seharusnya Revitalisasi Pasar Ada kesepakatan harga yang akan di keluarkan eksekutif yaitu pemerintah.

Bahkan Pemerintah Kota Bekasi pernah mengeluarkan Surat atas kesepakatan agar tidal meminta dahulu uang kepad  pedagang Jatiasih, tetapi justru pedagang di minta uangnya.

Beberapa pedagang mengakui bahkan sudah membayar Dengan kwitansi yang jumlahnya variatif ada 15 sampai 200 Juta Kepada Perusahaan terse but.

Ada 4 pasar yang akan Revitalisasi di Kota Bekasi antara lain Jatiasih, Kranji, Pasar Famili dan Bantar Gebang.*
×
NewsKPK.com Update