Notification

×

Iklan

Iklan

BNNP Bersama Ditresnarkoba Polda Malut Latih 30 Guru SMP Jadi Penggiat Anti Narkoba

Rabu | 7/31/2019 WIB Last Updated 2019-07-31T04:43:56Z
TERNATE - Badan Narkotika Nasional Perwakilan Maluku Utara BNNP-Malut) melatih 30 guru SMP di Kota Ternate melalui Bimbingan Teknis Bidang Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di Lingkungan Pendidikan Provinsi Maluku Utara dibuka oleh Kepala BNNP Malut, Brigjen Pol. Drs. Edi Swasono, M.M. bertempat di Ballroom  Kie Raha Hotel Muara Ternate.

Kepala BNNP Malut, brigjen Pol Edi Swasono Dan sebagai pemateri kepada newskpk.com Rabu (31/7/2019) menjelaskan, Strategi dan Kebijakan P4GN di Provinsi Malut yang diantaranya menjelaskan angka prevalensi Penyalahguna Narkoba di Malut cukup tinggi yakni 13.181 jiwa mengindikasikan jumlah penyalahgunaan Narkoba yang cukup besar. Rumitnya permasalahan Narkoba di Indonesia diantaranya  Indonesia sudah sebagai negara produsen Narkoba, sementara oknum aparat yang menyalahgunakan wewenang sebagai contoh Lapas juga menjadi sarang peredaran Narkoba.


Lanjut dia, memaparkan Kondisi geografis dengan negara kepulauan menjadi pintu masuk Narkoba melalui pelabuhan rakyat atau bandara perintis yang sulit dideteksi aparat.  Perkembangan sarana komunikasi melalui gadget juga memudahkan penjualan Narkoba secara online.


Menurut dia, melatih 30 guru penggiat anti Narkoba perwakilan SMP di kota Ternate ini, dapat  mendoktrin anak didik untuk tertanam dalam otak mereka bahwa Narkoba berbahaya sehingga mereka menjauh ketika mendengar Narkoba. Selain itu para siswa juga dapat menjadi garda terdepan dalam pencegahan Narkoba di sekolah dan di lingkungan keluarga.


Terpisah, AKP. Azis Ibrahim dari Ditres Narkoba Polda Malut juga menyampaikan materi terkait dengan Aspek Hukum Dalam Upaya P4GN dilanjutkan dengan paparan kepala bidang P2M BNNP Malut tentang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat dalam Upaya P4GN dilanjutkan Publik Speaking dari praktisi komunikasi.  Kegiatan  dilanjutkan Selasa, tanggal 30 Juli 2019 juga diisi dengan pemateri dari Psikolog, Praktisi dan Kabag umum BNNP Malut.


Diketahui, di akhir kegiatan para Guru menyepakati untuk melaksanakan pertama, setiap siswa sebelum masuk kelas membacakan ikrar anti Narkoba. Para guru juga sudah menyiapkan rencana aksi di sekolah masing-masing dan menurut Kabid P2M, Drs Hairuddin Umaternate, M.Si, BNNP melalui bidang Pencegahan akan menindaklanjuti hal tersebut dengan berkunjung ke sekolah yang menerapkan kegiatan P4GN. (savi)
×
NewsKPK.com Update